Tanya Dokter

  • Bintik merah setelah demam terasa gatal, tanda campak kah ?

  •  Nancii
    Anggota

    Halo dok , maaf mengganggu waktu ny.. Sekarang hari sabtu , nah wkt hari selasa subuh sekitar jam 3 suhu tubuh saya panas dok , selasa sore berobat ke klinik, seperti layaknya pasien saya diberi pertanyaan 'apa yg saya rsakan' tulang ngilu,demam,pusing.. Lalu saya di tensi. Nah kemudian saya di beri obat demam , obat nyeri dan vitamin.. Setelah beberapa hari panas saya ngga kunjung hilang dok, akhirnya saya berhenti minum obat, saya semakin khawatir krn kata org mirip gejala tifus,lalu saya berobat ke puskesmas, saya mengeluh hal yg sama+mual. Lalu saya tanya apakah saya perlu cek darah?tidak perlu jawab dokternya. Lalu saya di kasih antibiotik,obat demam,dan obat mual. Alhasih saya baru minum sekali panas saya turun. 7 jam kemudian di tangan saya timbul bintik2 merah yg sangat halus. Saya mengabaikan nya, dan keesokan hari nya(sabtu)saya udah baikan dan saya udah masuk bekerja,ternyata di tmpt kerja bintik2 merah nya makin banyak, kata teman2 itu penyakit campak.. Lalu saya telpon ibu saya utk beritahukan hal ini, ibu saya bilang coba periksa dulu ke dokter soalnya kamu dulu udah kena campak. Tapi kata teteh saya itu ngga apapa.. Biarin ajaa.. Akhirnya saya ngga ke dokter dan membiarkan nya begitu saja. Bintik2 ini sangat gatal dok. Apakah yg saya rasain di atas memang gejala campak dok ?? Dan apakah campak itu diderita seseorang sekali dalam seumur hidup nya.. Tolong di jawab ya dok, terimakasih 🙏🙏🙏

    Hai, Bintik-bintik merah yang muncul setelah demam seringkali berkaitan dengan infeksi virus, meskipun terdapat berbagai penyebab lain. Bintik bisa disertai gatal, bisa juga tidak. Ruam kemerahan ini bisa disebabkan oleh:

    Ruam kemerahan ini sendiri sebetulnya tidak berbahaya dan pada umumnya akan hilang dalam 1 minggu ke depan. Yang lebih penting ialah mengetahui infeksi penyebabnya, terutama yang berbahaya seperti demam berdarah. Ruam kemerahan akibat campak cenderung luas, membentuk pulau-pulau kecil di kulit dan biasanya disertai gejala batuk, pilek dan mata merah. Secara teoritis, setelah seseorang pernah terinfeksi campak, tubuhnya akan membentuk antibodi yang spesifik terhadap virus campak, sehingga apabila terdapat infeksi berikutnya, antibodi cepat mengnon-aktifkan virus dan dengan demikian orang tersebut akan kebal terhadap campak. Masalahnya, banyak penyakit yang menyerupai infeksi campak dan karena itu kita sulit memastikan bahwa seorang pasien sudah kebal terhadap campak. Imunisasi campak, karena itu, tetap sebaiknya diberikan pada seluruh anak-anak meskipun dirinya "pernah terinfeksi campak". Efek imunisasi campak akan membuat infeksi campak di kemudian hari bersifat ringan, atau malah kebal sama sekali. Untuk memastikan penyebab keluhan Anda, diperlukan pemeriksaan langsung oleh Dokter. Mungkin diperlukan pemeriksaan darah untuk menunjang diagnosis. Tips berikut mungkin membantu:
    • Istirahat cukup setiap hari
    • Banyak makan buah dan sayuran
    • Minum sekurangnya 2 liter air per hari
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma