Tanya Dokter

  • bintitan, bisa sembuh kah ?

  • dok saya mau nanya apakah bintitan bisa sembuh?

    Hai Andryansyah, Bintitan dalam bahasa medis disebut dengan hordeolum. Hordeolum terdiri dari dua jenis yaitu yang dapat terjadi dan terlihat di luar kelopak mata (disebut hordeolum eksterna) atau yang muncul di bagian dalam kelopak mata (disebut hordeolum interna). Hordeulum dimulai dari adanya sumbatan pada kelenjar air mata sehingga air mata tidak dapat mengalir dengan lancar. Karena sumbatan ini, infeksi mudah muncul.  Hordeolum disebabkan oleh infeksi bakteri yang bernama Staphylococcus. Biasanya infeksi mudah muncul akibat kontak dengan tangan yang kotor. Gejala yang biasanya dialami penderita adalah:

    • tampak benjolan yang merah dan nyeri pada kelopak mata
    • kelopak mata tampak bengkak
    • mata berair dan merah
    • muncul kotoran mata
    Untuk mendiagnosis hordeolum cukup mudah yaitu hanya dengan melihat penampakan benjolan yang dimaksud. Hampir semua kasus dapat sembuh sendiri tanpa membutuhkan penanganan khusus. Hordeolum akan sembuh ketika pecah dan mengeluarkan nanah. Namun, Anda tidak disarankan untuk memecahkannya sendiri tanpa anjuran dokter. Anda dapat mencoba melakukan kompres hangat pada Anda karena hal ini dapat membantu penyembuhan hordeolum. Jagalah area mata yang terkena agar selalu bersih. Hindari mengusap mata dengan tangan yang kotor. Apabila tidak ada perbaikan gejala selama 1 minggu atau hordeolum terlihat membesar, silakan Anda segera berkonsultasi dengan dokter. Semoga membantu. dr. Aloisia

    fb-andryansyahaslie  anonymussssss
    Anggota

    Dok saya mau tanya di sini jika diperbolehkan, karena tidak bisa karena server error.Dok saya mau tanya, saya melakukan petting namun saya dan pasangan menggunakan celana dalam. Terdapat setitik cairan pre ejakulasi di celana dalam saya, hanya beberapa kali menyentuh celana dalam pasangan saya.apakah terdapat sperma pada cairan tersebut, karena ejakulasi terakhir adalah seminggu yang lalu. Jika ada,Apakah sperma bisa berpindah dari celana dalam saya ke celana dalam pasangan? Apakah pasangan bisa hamil ? Karena Sehari setelah petting tersebut, kebetulan hari pertama menstruasi pasangan, dimana pasangan memiliki siklus menstruasi yg teratur kurang lebih 28-30 hari, dan menstruasi tersebut berlangsung 5 hari.

    anonymussssss November 6, 2016 at 7:05 pm Dok saya mau tanya di sini jika diperbolehkan, karena tidak bisa karena server error.Dok saya mau tanya, saya melakukan petting namun saya dan pasangan menggunakan celana dalam. Terdapat setitik cairan pre ejakulasi di celana dalam saya, hanya beberapa kali menyentuh celana dalam pasangan saya.apakah terdapat sperma pada cairan tersebut, karena ejakulasi terakhir adalah seminggu yang lalu. Jika ada,Apakah sperma bisa berpindah dari celana dalam saya ke celana dalam pasangan? Apakah pasangan bisa hamil ? Karena Sehari setelah petting tersebut, kebetulan hari pertama menstruasi pasangan, dimana pasangan memiliki siklus menstruasi yg teratur kurang lebih 28-30 hari, dan menstruasi tersebut berlangsung 5 hari.
    Halo, Kehamilan tidak dapat terjadi bila Anda hanya melakukan aktivitas petting dengan menggunakan celana dalam apalagi setelah kejadian tersebut pasangan Anda sudah menstruasi. Kehamilan dimulai dengan berkembangnya sel telur dalam ovarium atau indung telur. Setelah matang, sel telur ini dilepaskan dari ovarium dan menuju saluran telur atau tuba falopi. Pembuahan harus terjadi dalam waktu 24 jam setelah telur dilepaskan. Bila pada saat ini terjadi hubungan seksual dan sperma masuk ke dalam vagina dan rahim, sperma dapat bertemu dan membuahi sel telur ini. Sel telur yang sudah dibuahi akan menuju rahim, menempel pada dinding rahim, dan berkembang menjadi janin. Setiap ejakulasi pria mengeluarkan 100 juta sel sperma. Namun, ketika cairan ejakulasi mengenai pakaian sperma akan mati ketika cairan ini mulai mengering. Cairan ejakulasi yang hanya mengenai celana tidak dapat masuk ke dalam vagina. Apabila tidak ada sperma yang masuk ke dalam vagina, sperma tidak dapat bertemu dengan sel telur dan pembuahan tidak terjadi. Jika tidak terjadi pembuahan, sel telur yang matang ini menuju rahim, ikut mati dan meluruh bersama dinding rahim dan terjadilah menstruasi. Dengan demikian, bila sudah terjadi menstruasi, kemungkinan kehamilan tidak ada. Bila Anda tidak siap dengan kehamilan, sebaiknya Anda menjauhi seks bebas. Bila tidak memungkinkan gunakan metode kontrasepsi seperti kondom atau kontrasepsi lainnya. Silakan Anda baca artikel ini lebih lanjut: Proses pembuahan sebelum terjadinya kehamilan Semoga membantu. dr. Aloisia

    fb-andryansyahaslie  anonymussssss
    Anggota

    Terima kasih atas jawabannnya dok, apabila ada sedikit saja sperma yg masuk, apakah tingkat ph keasaman vagina pada saat menstruasi mendukung kehidupan sperma untuk bertahan hidup ? Lalu apakah benar pernyataan bahwa pada saat darah menstruasi keluar, sperma dapat ikut keluar ? Terima kasih

    anonymussssss November 6, 2016 at 7:49 pm Terima kasih atas jawabannnya dok, apabila ada sedikit saja sperma yg masuk, apakah tingkat ph keasaman vagina pada saat menstruasi mendukung kehidupan sperma untuk bertahan hidup ? Lalu apakah benar pernyataan bahwa pada saat darah menstruasi keluar, sperma dapat ikut keluar ? Terima kasih
    Halo, Ketika menstruasi, sel telur yang baru mulai terbentuk dan melalui proses pematangan. Walaupun sperma dapat bertahan hidup di dalam rahim tetapi bila tidak ada sel telur yang matang, pembuahan tidak terjadi dan kehamilan juga tidak terjadi. Benar, ketika darah menstruasi  keluar, sperma pun dapat ikut keluar. Salam.