Tanya Dokter

  • Bisakah saya menikah dengan sepupu saya yang beda nenek?

  •  Novita Purti
    Anggota

    Pacar saya adalah sepupu saya, tapi kami memiliki nenek yang berbeda. Dulu, kakek kami mempunyai 2 istri. Istri kakek saya yang pertama adalah nenek pacar saya dan istri kakek saya yang kedua adalah nenek saya. Dari istrinya yang pertama kakek saya memiliki 7 orang anak, dari istrinya yang kedua kakek saya memiliki 3 orang anak. Dari anak nya yang pertama (anak dari istri pertama) memiliki 3 orang cucu, dimana cucu nomor 2 adalah pacar saya. Dan dari anak nya yang terakhir (anak dari istri kedua) memiliki 1 orang cucu dan itu saya. Bisa kah kami menikah? Apa kemungkinan yang terjadi pada keturunan kami? Tes apa yang harus kami jalani untuk meyakinkan kesehatan pada keturunan kami?

    Novita Purti  dr. Rico N
    Dokter

    Halo, Saya simpulkan secara singkat bahwa anda memiliki hubungan darah dengan calon suami melalui kakek anda. Pernikahan yang anda lakukan, dalam konteks ilmu kedokteran (khususnya genetika) masih dianggap sebagai consanguin marriage / pernikahan sedarah. Hal ini dalam ilmu kedokteran akan meningkatkan resiko anak-anaknya kelak mengalami gangguan genetik tertentu yang bersifat autosomal resesif. Sebagai contoh : albino, thalasemia. Terutama terjadi jika kalian berdua kebetulan adalah carrier / pembawa sifat (yang pada penyakit genetik dengan penurunan secara autosomal resesif, carrier/pembawa tidak menunjukkan gejala apapun). Jika kalian berdua bukan carrier maka keturunan akan aman, dan jika salah satu carrier dan satunya normal maka keturunan tidak akan berpenyakit tetapi akan menjadi carrier juga yang terus membawa/mewariskan sifat tersebut ke keturunan selanjutnya. Mengapa hal tersebut terjadi? karena hubungan darah memungkinkan anda memiliki struktur genDNA yang serupa sehingga lebih besar kemungkinan untuk memiliki kerusakan gen yang sama (ika ada). Yang perlu anda lakukan adalah bertanya dan menelusuri/melakukan penelusuran pada keluarga anda apakah ada anggota keluarga yang mengalami / memiliki penyakit genetik tertentu, dari sana maka dapat diarahkan untuk melakukan uji/tes genetik terhadap kelainan genetik tersebut. Hal ini penting karena ada banyak penyakit genetik yang diturunkan secara autosomal resesif dan biaya tes genetik mahal sehingga tidak mungkin dilakukan semuanya satu-persatu. Selanjutnya, semua kembali lagi kepada keluarga anda apakah merestui pernikahan tersebut. Secara agama, sebaiknya ditanyakan kepada pemuka agama yang lebih ahli dalam konteks tersebut. demikian yang dapat saya sampaikan ,semoga bermanfaat.