Tanya Dokter

  • Informasi seputar prosedur bius total

  •  byan iqbal
    Anggota

    Salam sehat Dok saya mau tanya Apakah benar bius total itu bisa mengancam jiwa pasien yang di bius total ? Dan apakah benar banyak rumah sakit yg sudah tidak menerapkan bius total karena resikonya yang tinggi ? Dan klo emg harus menggunakan bius total contoh tindakan apa yang harus menggunakan bius total ? Mohon pencerahannya dok Terima Kasih

    byan iqbal  dr. Rico N
    Dokter

    Hai Byan, Memang hal tersebut banyak disalahpahami oleh pasien. perlu saya sampaikan, dalam dunia kedokteran tidak pernah ada kata 'pasti' , tetapi berapa persen kemungkinan. Kenapa? karena manusia bukanlah mesin sehingga 'tidak ada 2 pasien yang bener-benar sama'. Perlu juga dipahami bahwa dalam setiap tindakan medis/ kedokteran ada resiko medis / resiko komplikasi tindakan yang selalu melekat dan menyertainya. Dalam hal pembiusan total, memang ada resiko, berapa besar resikonya? jawabannya tergantung dari kondisi pasien pada saat akan dioperasi dan seberapa berat penyakit/penyulit yang mendasarinya. Secara umum mereka dibagi menjadi 5 kelas (ASA I-V). berikut rincian resikonya :

    1. ASA I : 0,1%
    2. ASA II : 0,2%
    3. ASA III : 1,8%
    4. ASA IV : 7,8%
    5. ASA V :9,4%
    karenanya dokter anestesi/dokter bius akan selalu menimbang-nimbang kondisi pasien yang akan menjalani operasi, apakah sudah otimal atau belum, dan apakah manfaat melebihi mudharatnya. Dokter ahli bius dalam melakukan tugasnya akan selalu senantiasa berusaha mengurangi besarnya resiko yang mungkin terjadi. Jadi, jangan takut. Juga jangan lupa jika akan menjalani pembiusan, tanyakan pada dokter termasuk kategori apakah anda? dan berapa besar resikonya, karena pada akhirmya pasienlah yang memiliki hak untuk menentukan tindakan apa yang akan dijalaninya. BIus total masih dilakukan hampir diseluruh rumah sakit di seluruh dunia, karena tidak semua operasi dapat dilakukan dengan pembiusan lokal, Misal : bedah rongga dada terbuka/bedah jantung terbuka, bedah laparotomi / bedah perut besar / terbuka untuk penyembuhan radang selaput perut, reseksi usus, pemasangan pelat pada patah tulang belakang dan tulang paha, cangkok hati/ginjal, operasi pengangkatan tumor perut, tumor dada, penyumbatan usus, operasi hati dan empedu, dan sebagainya. Akan tetapi pada beberapa prosedur yang telah dapat dilakukan tanpa bius total, tentunya dokter akan lebih memilih melakukan bius lokal baik secara infiltrasi, blok / regional, ataupun melalui pembiusan lewat tulang belakang (spinal/epidural). Misalnya: tindakan bedah caesar saat ini hampir seluruhnya dilakukan dengan bius lewat tulang belakangm bukan bius total. demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.

    Bius apakah yg digunakan dokter untuk operasi varekokel dok?