Tanya Dokter

  • Pemilihan KB yang aman

  •  Juniyanah
    Anggota
    Malam dok saya mau tanya, dulu setelah melahirkan anak pertama saya suntik kb 3bulnan,selama hampir 4 thn kemudian saya ganti yg 1blnan (karena ingin mens) setelah ganti bulan pertama mens tapi bln ke 2 dan selanjutnya ga mens sampe kmarin tgl 19 agustus 2017 itu kb terakhir saya. Namun setelah saya berhenti kb bulan september dan oktober tetap tidak mens kemudian bulan november ini mens kmrin tgl 7-8 saja (hanya 2hari). Dan semalam saya berhubungan dengan suami saya dan sperma dikeluarkan didalam apakah bisa langsung hamil? Tapi saya belum siap hamil meskipun anak prtama sudah 6 th krena tuntutan krja.dan kalo mau kb lagi boleh ga soalnya udah berhubungan badan sebelum kb (takutnya sperma jadi dibuahi tapi malah di kb) , Dan kalo boleh kb lagi lebih baik pake kb apa supaya saya bisa mens lancar karena slma ini saya ga pernah dapet mens.?? Tolong dijawab ya dok..

    Halo Juniyanah, terimakasih telah bertanya di Alodokter

    Pada dasarnya setiap metode kontrasepsi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda dapat membaca mengenai masing-masingnya di tautan tentang memilih kontrasepsi.

    Memang benar, syarat mutlak untuk memulai suatu metode kontrasepsi adalah tidak hamil. Oleh karena itu, sebagian besar kontrasepsi menganjurkan penggunaan pertama kali saat masa menstruasi. Pemakaian pertama kontrasepsi di luar masa menstruasi terlebih dahulu harus memastikan bahwa seorang wanita tidak hamil, biasanya dokter akan menganjurkan pemeriksaan testpack, yaitu setidaknya dua kali hasil negatif dengan interval pemeriksaan satu minggu.

    Perlu Anda ketahui, tidak setiap hubungan seksual pasti membuahkan kehamilan. Pembuahan sel telur oleh sel sperma harus terjadi agar seorang wanita hamil. Berikut beberapa tanda seorang wanita sedang berada pada masa subur sehingga mudah dibuahi:

    • bagi wanita dengan siklus menstruasi teratur, maka masa subur berlangsung pada hari ke-12 hingga hari ke-16 sebelum masa menstruasi selanjutnya
    • bisa terjadi peningkatan suhu basal, yaitu suhu tubuh saat bangun tidur di pagi hari, lebih dari nilai normal 35,5-36,6 derajat Celsius
    • pelepasan sel telur oleh indung telur bisa menyebabkan terjadi perdarahan bercak selama 1-2 hari disertai rasa nyeri atau kram di perut
    • mulut rahim menghasilkan lendir bening, elastis, dan licin

    Bila Anda ingin mencegah kehamilan, maka hindari berhubungan seksual selama masa subur.

    Mengenai kondisi Anda saat ini, bila ingin memulai kembali kontrasepsi, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Dokter akan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik, sehingga bisa membantu Anda mengambil keputusan mengenai pilihan kontrasepsi yang sesuai kebutuhan Anda dan pasangan. Umumnya, bila Anda ingin kontrasepsi dengan siklus menstruasi yang lancar, gunakanlah kontrasepsi dengan kandungan hormon kombinasi (estrogen dan progesteron), seperti pil KB kombinasi atau suntik KB 1 bulan. Dokter akan memastikan Anda tidak memiliki kontraindikasi terhadap masing-masing kontrasepsi tersebut.

    Demikian, semoga bermanfaat

    dr. Lili