Tanya Dokter

  • Konsumsi antibiotik

  •  Shantyhnz
    Anggota
    Dok saya Ibu menyusui yg baru saja hari ini operasi kecil pengangkatan kuku jempolan kaki,,diberi beberapa resep oleh dokter salah satunya antibiotic yg hrs dihabiskan. 1 minggu sebelumnya saya sdh periksa di RS dan diberi antibiotic juga Dan hrs dihabiskan (skrg sdh habis) baru hbs kurang lbh 2 hari yg lalu. Pertanyaan saya apa skrg saya boleh mengkonsumsi antibiotic lg dok setelah resep sebelumnya sdh hbs antibiotic nya? Terima kasih

    Hai,

    Antibiotik merupakan jenis obat yang diberikan untuk mengobati suatu infeksi bakteri atau mencegah terjadinya infeksi bakteri (pada kasus tertentu, mis. terkait rencana pembedahan sederhana). Antibiotik ada banyak jenisnya dan masing-masing jenis memiliki area kerja (spektrum) bakteri yang berbeda-beda pula, misalnya antibiotik A efektif terhadap kuman A, namun belum tentu efektif terhadap kuman B. Namun ada juga tipe antibiotik yang memiliki area kerja / spektrum yang luas, yaitu efektif terhadap kuman A sampai C.

    Karena itu, untuk menjawab pertanyaan Anda, perlu juga mengetahui jenis antibiotik apa yang sedang Anda konsumsi serta infeksi apa yang tengah diderita atau ingin dicegah, sehingga bisa diperkirakan kuman apa yang ingin dibasmi / ditangkal. Wawancara klinis dan pemeriksaan fisik langsung oleh Dokter akan sangat membantu dalam hal ini.

    Jika ternyata antibiotik pertama memiliki area kerja yang kecil sedangkan antibiotik kedua memiliki area kerja yang kecil juga, maka antibiotik pertama dan kedua sebaiknya dihabiskan. Jika antibiotik pertama memiliki area kerja yang luas dan mencakup jenis kuman yang ingin dibasmi / ditangkal pada operasi kuku jempol kaki, maka antibiotik kedua biasanya tidak lagi perlu dihabiskan. Keputusan perlu atau tidaknya antibiotik tersebut diminum juga akan bergantung pada kondisi luka operasi saat ini (apakah baik atau menunjukkan tanda infeksi, seperti nyeri, panas, merah dan bengkak).

    Baca juga artikel tentang pentingnya mengonsumsi antibiotik secara benar.

    Sekian, semoga bermanfaat.

    dr. Radius Kusuma