Tanya Dokter

  • Cara efektif untuk mengobato bronkitis

  • Saya pria ber usia 24th.apakah bayi yg me mnelan cairan ketuban saat lahir bsa mngakibatkan penyakit bronkitis/kangker paru paru dan sejenisnya d kemudian hari.soalnya saat saya lahir saya telat mendapatkan penanganan sehingga menelan air ketuban dan ketika tenaga medis datang kondisi saya sudah kering dan air ketuban yg terhirup oleh saya tdak bsa di keluarkan.dan dari saya sd saya hampir tiap bulan selalu sakit batuk dan hingga saya sma krn batuk yg tdak kunjung reda saya melakukan ronsen danhasilnya saya positif BRONKITIS ahirnya saya harus minum obat selama 3bulan berturut hinggasembuh dan sampai sekarang batuk saya sering kambuh dan baru bsa reda saat saya mengkonsumsi kembali obat bronkitis.mohon penjelasannya terimakasih

    Hai Belum ada data dalam medis yang mengatakan bahwa adanya hubungan menelan air ketuban saat lahir dengan terjadinya bronkitis ataupun kanker paru di kemudian hari. Pada saat lahir memang merupakan hal yang berbahaya jika bayi sampai menelan air ketuban dan masuk ke dalam paru-paru, karena ini dapat menyebabkan sesak saat bayi lahir dan berpotensi terjadinya infeksi paru. Namun ini terjadi saat bayi, setelah penanganan maka cairan tersebut dapat hilang. Tidak berhubungan dengan kejadian gangguan paru saat dewasa, apalagi setelah dewasa dimana refleks batuk sudah sempurna, cairan atau dahak dapat dikeluarkan dengan refleks batuk tersebut. Faktor penyebab dari bronkitis, antara lain:

    • Infeksi, biasanya akibat virus atau bakteri
    • Alergi
    • Merokok, baik perokok aktif maupun pasif
    • Polusi udara, seperti asap kendaraan bermotor, asap pabrik, debu pabrik.
    • Penyakit asam lambung.
    Untuk mencegah kambuhnya bronkitis yang dapat Anda lakukan, antara lain:
    • Istirahat cukup
    • Banyak minum air putih
    • Hindari pencetus alergi, misal debu, dingin
    • Tidak merokok
    • Hindari polusi udara.
    Mengenai penyakit bronkitis, Alodokter.com punya artikel lengkapnya, Anda dapat membacanya di link berikut: Bronkitis. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william