Tanya Dokter

  • Bronkitis

  •  Bayu Dika
    Anggota
    Dok saya mau betabya semisal orang yang menderita bronkitis masih merokok tapi tidak terjadi peeadangan(kambuh) Apakah itu tidqk apa-apa?

    Halo Bayu, terima kasih atas pertanyaannya. Saluran pernapasan kita terdiri dari hidung hingga paru-paru. Bronkus adalah saluran pernapasan utama yang menghubungkan tenggorokan dengan paru-paru. Bronkitis merupakan infeksi atau peradangan yang terjadi pada saluran tersebut. Bronkitis bisa berupa bronkitis akut dan bronkitis kronis.

    Bronkitis akut biasanya terjadi pada anak-anak akibat adanya penjalaran infeksi virus atau bakteri yang terjadi pada tenggorokan (misal radang tenggorokan). Bronkitis Akut biasanya bertahan selama 2- 3 minggu.

    Sementara bronkitis kronis merupakan infeksi saluran bronkus yang menetap selama 3 bulan dalam satu tahun. Bronkitis kronis biasanya terjadi pada orang dewasa atau sekitar usia di atas 40 tahun. Infeksi pada bronkitis kronis biasanya diakibatkan oleh adanya paparan asap rokok atau alergi yang berlebihan.

    Merokok secara langsung akan menyebabkan kerusakan pada sel permukaan dinding bronkus. Dinding aluran pernapasan kita disusun oleh sel-sel yang bisa menghasilkan lendir serta silia atau rambut-rambut halus. Lendir dan rambut tersebut berguna untuk menghadang masuknya debu dan kuman pada paru-paru kita. Pada saat terjadi paparan asap rokok yang terus menerus, akan terjadi kerusakan pada dinding-dinding sel dan rambut-rambut halus di permukaan saluran pernapasan kita sehingga mudahnya debu dan kuman untuk masuk. Selain itu dinding sel yang telah terpapar dengan asap rokok akan rusak dan mengeluarkan lendir yang berlebihan yang akan menumpuk pada saluran napas sehingga akan menimbulkan berbagai gejala dari gejala ringan hingga berat.

    Sebaiknya, seseorang dengan kondisi apapun dengan atau tanpa bronkitis patut menghindari rokok. Karena pada dasarnya rokok mengandung berbagai bahan yang dapat merusak hampir di seluruh sistem tubuh kita tidak hanya pada sistem pernapasan tapi juga menyerang sistem lain seperti sistem saraf atau sistem pencernaan kita. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter terdekat mengenai bahaya rokok serta cara menyiasati untuk berhenti merokok.

    Semoga bermanfaat,

    dr. Anissa