Tanya Dokter

  • buta karena metanol

  •  Arief Maulana
    Anggota

    Slamat malam dok, Saya ingin bertanya apakah dampak kebutaan efek dari racun metanol Bisa di sembuhkan, saat ini kerabat dekat saya mengalami musibah, akibat mengkonsumsi alkohol oplosan, penglihatannya sekarsng terganggu. Terjadi gejala yang sama pada artikel yang saya baca , ( gangguan pernapasan, pusing, dan muntah2) flm jangka waktu 3 hari penglihAtanyan menutun tajam sampai pada titik hitam tidak Bisa melihat. Kami melakukan pengobatan rs. AINI dan pihak dokte menyatakan syaraf 2 mengalami Pembengkakan, dan di berikan obat syaraf 3 jenis, beberapa hari proses pengobatan, penglihatan kerabat saya mulai merspon cahaya dan lingkungan sekitar walau belum sempurna, tetapi lambat laun penglihatannya saat ini berkabut putih seperti asap dan tingkat keputihan pada penglihatannya lambat laun semankin menebal dan respon penglihatannya menurun tajam, yang saya tanyakan apakah yang sedang terjadi pada proses tersebut, apakah kerabat saya pada saat ini masih Bisa disembuhkan ? Terim kasih sebelumny

    Hello, Metanol memiliki turunan zat kimia yang berbahaya yaitu asam formic. Penumpukkan asam formic pada tubuh dapat menyebabkan banyak  gangguan , salah satunya adalah gangguan penglihatan. Proses terjadinya kerusakan mata akibat asam formic belum diteliti secara lebih mendetail, namun tampak pada pemeriksaan mata pada penderita yang terjadi penumpukan asam formic adalah terjadinya pembengkakan lapisan terdalam dari mata yang menyebabkan pembengkakan saraf mata dan peradangan di daerah tersebut. Hal ini menyebabkan menurunnya tajam penglihatan sementara sampai kebutaan yang menetap, bergantung pada jumlah asam formic yang menumpuk di tubuh dan derajat beratnya komplikasi asidosis metabolic dalam darah. Anda dapat mengkonsultasikan dengan lebih jelas mengenai hal tersebut pada dokter spesialis mata dan dokter spesialis penyakit dalam yang merawat teman Anda. Berikut adalah laman yang membahas mengenai keracunan methanol secara lebih mendetail : http://emedicine.medscape.com/article/1174890-overview Semoga dapat berguna. Salam, dr Henry Andrean