Tanya Dokter

  • Apakah buta warna saya bisa disembuhkan?

  • apa penyakit saya bisa disembuhkan. karena dikeluarga saya tidak ada yang buta warna. 5 hari yang lalu saya mengkonsumsi paracetamol, amoxilin dan vit.c, dari puskesmas  terus saya mendaftar sebagai siswa SMK dan tidak diterima karena buta warna saya. gimana itu dok?.apa itu ngaruh.?

    Kharisma ZiiPasukanarmada  dr. Rico N
    Dokter

    Hai Kharisma, Buta warna adalah kondisi dimana penglihatan terhadap warna berkurang yang disebabkan oleh gangguan/kerusakan dari pigmen reseptor warna. Buta warna ini sendiri dibedakan menjadi buta warna parsial/sebagian,yaitu kesulitan melihat salah satu dari warna merah, hijau, biru, ataupun campurannya; dan buta warna total, yaitu tidak ada warna yang dapat dilihat. Beberapa penyebab buta warna :

    • genetika - lebih sering ditemukan pada pria dibanding wanita
    • penyakit - misal : Alzheimer, neuritis optik, diabetes, anemia sel sabit, dll
    • usia - jumlah reseptor berkurang akibat degenerasi dari pertambahan usia
    • bahan kimia - misal : pupuk, karbon disulfid
    • efek samping pengobatan - misal obat tuberkulosis paru (ethambutol), obat jantung (digoxin), obat malaria (chloroquine), dll
    Baik parasetamol, amoxicilin, dan vitamin C tidak pernah dilaporkan menyebabkan buta warna. Sangat disarankan Kharisma melakukan tes buta warna ulang di tempat berbeda, dengan anjuran :
    • beberapa hari sebelumnya jangan begadang
    • istirahat cukup
    • perbanyak makan makanan yang mengandung vitamin A - seperti jus wortel
    Demikian, semoga bermanfaat dr. Rico Novyanto

    apakah ini bisa saja terjadi kpd adik dan bahkan anak saya kelak...? kalau memang iya tidak dpt disembuhkan apakah calon suami saya bisa menerima hal itu?

    Kharisma ZiiPasukanarmada  dr. Rico N
    Dokter

    Hai Kharisma, Menentukan apakah buta warna ini juga dapat terjadi pada adik dan juga anak Anda memerlukan pemeriksaan lebih lanjut /pemeriksaan penunjang (seperti tes funduskopi untuk memeriksa kondisi saraf optik Anda, pemeriksaan darah dan gambaran darah tepi, hingga pemeriksaan genetika), yang semuanya bertujuan untuk mengetahui penyebab buta warna yang Anda alami. Buta warna akan diturunkan kepada anak apabila penyebabnya berasal dari faktor genetika, itupun masih terdapat kemungkinan anak Anda tidak mengalami hal serupa, tergantung dari faktor pasangan (apakah juga menderita buta warna atau tidak) Bila setelah 2-3 kali pengulangan tes buta warna dengan interval waktu yang cukup menunjukkan hasil yang sama, maka sebagai langkah pertama, disarankan Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis mata untuk mengetahui bagaimana kondisi saraf optik Anda. Bila terdapat indikasi pemeriksaan penunjang lainnya, maka dokter spesialis mata yang akan menentukan rencana program pengelolaan penyakit Anda lebih lanjut. Jangan ragu untuk berkonsultasi dan bertanya kepada dokter yang memeriksa Anda. Demikian, semoga bermanfaat, dr. Rico Novyanto

    thankz dok