Tanya Dokter

  • buta warna

  •  ian1997
    Anggota

    Selamat Malam dokter, saya mau tanya dok, saya buta warna partial dok, saya ingin sembuh dok, bagaimana cara penyembuhan nya? Dan obat apa yg harus saya beli? Atau cara seperti apa yg harus saya tempuh dok? Terima kasih, mohon bantuan nya.

    Hai, Apakah buta warna parsial Anda sudah dipastikan oleh Dokter? Untuk memastikan buta warna, diperlukan pemeriksaan baca buku Ishihara atau pemeriksaan setara lainnya oleh Dokter / Spesialis Mata (Sp. M). Pemeriksaan sekilas yang biasanya tersedia secara online tidak bisa dijadikan patokan bahwa Anda menyandang buta warna parsial. Buta warna merupakan kelainan sel-sel di retina (layar tangkap di dalam mata, yang akan menyalurkan rangsangan cahaya ke saraf penglihatan) sehingga beberapa warna sulit ditafsir / kurang "menyala" (bukan berwarna abu-abu seperti yang dibayangkan kebanyakan orang). Biasanya warna ini mencakup merah, hijau, biru atau campurannya. Kelainan ini bersifat turunan dan lebih sering mengenai laki-laki ketimbang perempuan. Karena bersifat turunan, pokok permasalahannya berada di tingkat gen, sehingga sampai sekarang belum ada pengobatan yang terbukti dapat memulihkan kembali ketajaman penglihatan warna ini. Apabila Anda betul menyandang buta warna, Anda sebaiknya:

    • Tidak berkecil hati, karena umumnya buta warna parsial masih bisa membedakan warna sehari-hari yang penting untuk menunjang keseharian, misalnya membedakan rambu-rambu lalu lintas lampu merah (setidaknya dari posisi yaitu merah di atas, kuning di tengah dan hijau di bawah Anda bisa mengetahui rambu-rambunya)
    • Memilih pekerjaan yang tidak memerlukan tajam penglihatan warna, misalnya ahli botani (mereka perlu membedakan antara daun hijau dan bunga merah), tenaga kesehatan (berbagai luka umumnya berwarna merah karena darah dan diperlukan ketelitian untuk membedakan berbagai jenis warna dalam mendiagnosa penyakit), dan sebagainya
    • Berkonsultasi dengan Dokter Mata Anda / mengikuti acara seminar bagaimana kiat-kiat hidup dengan buta warna
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma