Tanya Dokter

  • Kotoran di telinga berwarna kehijauan

  •  Chacha Mine
    Anggota
    Pagi dok... Telinga saya kotorannya warna hijau... Kadang kayak ada airnya... Itu kenapa y dok.. Mohon solusinya..

    Hai Chacha,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Kotoran telinga (cerumen) diproduksi oleh sel-sel yang mendiami dinding liang telinga bagian luar. Normalnya, cerumen berwarna kuning kecokelatan dengan volume yang tidak terlalu banyak, apalagi sampai menetes.

    Cerumen yang berwarna kehijauan dan berjumlah banyak bisa menandakan adanya infeksi di telinga, misalnya:

    • Infeksi telinga bagian luar (otitis eksterna)
      Paling sering disebabkan oleh kebiasaan mengorek-ngorek telinga, misalnya dengan cotton bud, korek, kawat, atau jari. Gejalanya, telinga akan terasa nyeri, bengkak, mengeluarkan cairan berlebihan, atau bahkan mengalami gangguan pendengaran.
    • Infeksi telinga bagian tengah (otitis media)
      Penyebabnya biasanya karena infeksi saluran pernapasan yang tidak ditangani dengan adekuat, sehingga menyebabkan penjalaran peradangan ke telinga melalui nasofaring. Pada awalnya, cairan radang akan menumpuk di telinga bagian tengah, sehingga telinga akan terasa penuh dan pendengaran berkurang. Namun, pada tahap yang lebih lanjut, jika radang sampai menyebabkan robekan gendang telinga, maka cairan radang ini akan mengalir melalui telinga luar dan pendengaran akan semakin jauh berkurang.

    Untuk memastikan kondisi mana yang Anda alami saat ini, sebaiknya Anda memeriksakan diri secara langsung ke dokter spesialis THT. Dokter akan menginspeksi secara langsung menggunakan otoskop guna menilai kondisi telinga Anda. Jika perlu, dokter akan melakukan irigasi cerumen, meresepkan obat-obatan, hingga menganjurkan Anda menjalani operasi apabila dicurigai ada robekan gendang telinga yang cukup besar.

    Sebagai langkah awal, sebaiknya Anda bersihkan cerumen yang keluar menggunakan kain kassa steril. Jaga juga telinga Anda agar senantiasa kering, yakni dengan mengelapnya setiap habis mandi dan keramas. Jangan dulu menyelam atau berenang sebelum dinyatakan aman oleh dokter. Dan juga, hindari kebiasaan mengorek-ngorek telinga terlalu berlebihan.

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah