Tanya Dokter

  • Cairan pada wanita berwarna keruh pada saat berhubungan, normal kah?

  •  Puti Z
    Anggota

    saya Perempuan berusia 25 tahun.

    Siklus haid saya setiap bulan biasanya 7-9 hari, 3 hari kemudian bersih, lalu 3-5 hari selanjutnya flek kecoklatan.

    3 Minggu yang lalu saya menikah, dan melakukan hubungan suami istri, tidak ditemukan kejanggalan dari cairan yang saya keluarkan.

    Lalu saya haid setelah 1 minggu setelah saya menikah, haid tersebut selama 7 hari yaitu pada tanggal 9-16 September. setelah saya merasa bersih (tidak ada lagi flek/warna di celana yang saya gunakan) saya baru melakukan hubungan lagi pada tanggal 18-20 September. Selama 3 hari berhubungan itu, saya dan suami mulai menemukan kejanggalan, cairan yg keluar dari vagina saya berwarna keruh, krem kecoklatan dan sedikit berbau, bukan bening/putih seperti biasanya. Ini membuat saya sangat khawatir, karena saya sangat menjaga kebersihan organ kewanitaan saya semasa belum menikah.

    Saya sempat bertanya ke beberapa teman saya yg sudah menikah, mereka juga ada mengeluarkan flek setelah berhubungan (terutama setelah haid). Namun bedanya saya mengeluarkan cairan itu pada saat sedang berhubungan.

    Pertanyaan saya, apakah itu normal?

    Perlu kah saya cek ke dokter kandungan?

    Atas bantuan jawaban dari Dokter, saya ucapkan terima kasih.

    Dear Puti, Keputihan sebenarnya merupakan reaksi normal tubuh untuk mengeluarkan sisa-sisa sel dan flora normal yang ada di dalam vagina. Keputihan normalnya berwarna bening atau keputih-putihan, tidak berbau, tidak gatal, tidak menimbulkan rasa perih di vagina atau sakit perut. Keputihan yang tidak normal dapat disebabkan oleh:

    Sebaiknya konsultasikan keluhan Anda dengan dokter agar dokter dapat menelusuri lebih lengkap riwayat gejala dan melakukan pemeriksaan fisik secara langsung. Pemeriksaan penunjang cairan keputihan untuk dilihat di bawah mikroskop mungkin akan dokter anjurkan. Terapi yang sesuai dengan diagnosis akan diberikan. Berikut tips yang dapat Anda lakukan:
    • jaga selalu kebersihan organ intim Anda
    • bersihkan organ intim Anda dengan membasuhnya dari arah depan ke belakang
    • gunakan celana dalam yang menyerap keringat dan tidak ketat
    • ganti celana dalam yang terasa lembab dan basah
    • hindari penggunaan pembersih beraroma daerah kewanitaan
    • jangan terlalu sering menggunakan panty liners
    Berikut laman yang dapat Anda baca: Keputihan Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya