Tanya Dokter

  • Apa ini campak yang kambuh?

  • Malam dok, saya punya bayi 10 bulan, pernah kena campak 1 bulan yang lalu, sekarang muncul lagi bercak-bercak merah di badan dan punggung. Badannya hangat, apakah itu campak lagi dok? Bisa kena 2x? Mohon infonya?

    Hai,   Biasanya campak hanya menyerang 1kali. Karena setelah penyakit campak sembuh tubuh anak biasanya akan membentuk antibodi terhadap virus campak maka penyakit virus ini umumnya menyerang sebanyak 1 kali saja selama hidup. Namun bisa terjadi > 1 kali kejadian pada seseorang mengidap penyakit campak pada beberapa kasus seperti daya tahan tubuh yang lemah pada anak dengan kemoterapi/ radioterapi, penderita gangguan imun akibat HIV atau penyakit gangguan imun lainnya. Kemungkinan anak ibu terkena campak 2 kali dalam jangka waktu 1 bulan sangatlah jarang terjadi karena antibodi yang terbentuk paska kejadian campak pertama kali pasti masih cukup tinggi. Maka kemungkinan yang terjadi adalah penyakit sebelumnya bukanlah campak, karena bercak merah pada tubuh anak tidak selalu diakibatkan campak. Penyebab bercak merah pada bayi bisa disebabkana karena :

    1. Roseola
    2. Campak
    3. German measles
    4. Miliaria
    5. Rubella
    6. dll
    Campak memiliki gejala :
    1. Demam ringan diawal kemudian demam semakin tinggi saat bercak kemerahan pada tubuh timbul.
    2. Hidung berair.
    3. Batuk berdahak.
    4. Mata merah berair.
    5. Terdapatnya bintik putih kemerahan pada pipi (koplik spot)  sebelum bercak merah pada kulit timbul.
    6. Bercak pada kulit kemerahan sedikit menimbul dan jika kering akan menimbulkan kulit seperti kasar dan bersisik.
    Campak bisa dicegah dengan pemberian vaksin campak dan mencegah seseorang yang diduga memiliki penyakit campak berdekatan dengan anak / bayi lain yang sehat. Karena virus campak dapat bertahan selama 2 hari dalam suhu ruangan dan sangat mudah menular melalui cairan yang dikeluarkan saat batuk / bersin. Penanganan campak yang bisa Anda lakukan di rumah antara lain adalah :
    1. Memberikan cukup cairan kepada bayi Anda.
    2. Berikan obat penurun demam seperti paracetamol yang aman dan sesuai dosis yang dianjurkan.
    3. Isolasi bayi Anda dari bayi lain / orang yang belum pernah terkena campak.
    4. Pastikan kamar bayi Anda memiliki sirkulasi udara yang cukup baik.
    5. Pastikan kondisi suhu ruangan anak Anda hangat dan lembab.
    6. Berikan makanan cair dan lunak sesering mungkin.
    7. pastikan anak ibu bisa beristirahat agar daya tahan tubuhnya cepat meningkat dalam melawan virus.
    Semoga bermanfaat.   dr. Yusi