Tanya Dokter

  • Cara diet untuk penderita maag

  •  Jeanice
    Anggota

    Halo dok, saya mengalami penyakit maag yang lumayan rumit. Lambat makan saja dapat membuat saya mual dan pusing. Saya bingung mau diet makan seperti apa dan bagaimana. Sebab orang diet pastinya menghindari makanan yang mengandung karbohidrat, dan juga mengurasi porsi makan. Saya butuh rekomendasi dari dokter bagaimana caranya diet yang sukses untuk orang yang menderita maag yang dapat dibilang rumit ini. Terimakasih

    Jeanice yang baik,

    memiliki tubuh yang ideal adalah impian setiap orang. Namun demikian untuk mencapainya tentu membutuhkan usaha baik dari menjaga pola makan dan berolahraga. Salah satu kendala dari menjaga pola makan ialah bagaimana membatasi asupan tanpa menciderai lambung dengan sakit maag. Sejatinya perlu dimengerti bahwa yang dilakukan dalam diet ialah membatasi asupan kalori dan bukan membatasi porsi makan. Selama kalori yang dikandungnya rendah, porsi makan tidak menjadi masalah. Penurunan berat badan dapat dicapai dengan terjadinya defisit kalori yang berarti bahwa kalori yang dibakar melalui kegiatan (seperti berolahraga, aktivitas sehari-hari), lebih besar daripada asupan kalori. Dengan demikian dengan melakukan pemilihan makanan yang cenderung rendah kalori dan rendah lemak namun tinggi protein, serta berolahraga secara teratur minimal 3 kali per minggu selama minimal 45 menit, maka seseorang dapat menurunkan berat badannya. Maag hanya terjadi jika faktor risikonya terpenuhi yakni pola makan tidak teratur, stres psikis, serta mengonsumsi makanan yang dapat memicu masalah lambung seperti makanan pedas, bersantan, dan minuman berkafein atau kopi. Makanlah dengan porsi kecil namun sering, dengan pilihan makanan yang rendah kalori, kemudian berolahraga secara teratur untuk membakar kalori yang ada. Mengenai pilihan makanan yang cocok dengan aktivitas Anda dapat dikonsultasikan secara langsung dengan dokter gizi. Lebih jauh mengenai topik ini berikut kami lampirkan artikel mengenai diet sehat. Semoga bermanfaat.

     

    dr. N. K. Arief