Tanya Dokter

  • cara menangani sesak nafas

  •  Hani Lusi Ana
    Anggota
    halo dok.. nama saya Hani, umur saya 27th...setiap saya pulang kampung, saya selalu merasakan sesak nafas yang teramat sangat.. pernah saya bertanya pada dokter,dan ternyata sesak nafas saya di karenakan alergi dingin... gejalanya bersin-bersin dan sesak nafas.. setiap ingin tidur malam, selalu merasakan sesak nafas.. dan pada akhirnya batuk-batuk... jadi dok, apakah ini murni alergi dingin, atau asma, atau efek samping terkena asap rokok?? dan bagaimana cara menanganinya dok?? terimakasih.. ..

    Halo Hani Lusi Ana, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Sesak nafas memang dapat disebabkan oleh kondisi asma, alergi, maupun iritasi saluran nafas seperti iritasi oleh asap rokok. Kondisi asma dan alergi adalah kondisi yang berbeda meskipun sama-sama disebabkan oleh respon imunitas tubuh yang berlebihan akibat pemicu tertentu.

    Pada asma, respon imunitas tubuh yang berlebihan tersebut terjadi secara spesifik di saluran nafas kecil di paru setelah paparan dengan pemicu tertentu. Pemicu asma bisa jadi sama dengan pemicu alergi, namun tidak semua pemicu asma dapat menyebabkan alergi. Beberapa hal yang dapat memicu asma namun tidak memicu reaksi alergi misalnya asap rokok, polusi udara, infeksi virus atau bakteri di saluran nafas, bau-bauan yang tajam, olahraga, stress, cuaca misalnya udara yang terlalu dingin dan terlalu kering. Hal yang dapat memicu asma dan juga memicu alergi antara lain serbuk sari bunga, spora jamur, bulu dan ketombe binatang, makanan tertentu, dan obat-obatan tertentu.

    Respon imunitas tubuh pada reaksi alergi dapat mengenai bagian tubuh manapun seperti di kulit (menimbulkan gatal dan bengkak pada kulit yang disebut urtikaria atau yang dikenal dengan biduran, atau dermatitis kontak alergi), di saluran nafas (menimbulkan gejala sesak nafas mirip asma, namun dapat juga menimbulkan gejala seperti bengkak pada mulut dan bibir, hidung gatal, pilek dan batuk), di saluran cerna (menimbulkan gejala mencret, BAB berdarah), di mata (menimbulkan mata merah dan gatal), serta dapat juga terjadi di seluruh tubuh (menimbulkan respon berupa syok anafilaksis). Udara yang terlalu panas, dingin, paparan sinar matahari juga dapat memicu reaksi alergi, namun wujudnya biasanya adalah reaksi alergi pada kulit.

     

    Gejala-gejala yang anda alami cukup mengarah pada gejala asma. Berikut ini adalah beberapa gejala asma yang dapat anda perhatikan:

    1. sesak nafas
    2. dada yang terasa terikat
    3. batuk terutama di malam hari
    4. mengi atau nafas berbunyi ngik-ngik

     

    Untuk dapat memastikan diagnosis asma, sebaiknya anda melakukan pemeriksaan secara langsung ke dokter, karena diperlukan keterangan lebih lengkap mengenai gejala klinis yang anda rasakan dan perlu dilakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang yang mendukung diagnosis asma. Beberapa pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk mendiagnosis asma antara lain:

    1. Tes fungsi paru dengan menggunakan spirometri ataupun peak flow meter
    2. Tes dengan menggunakan methacholine
    3. Rontgen dada ataupun CT scan (biasanya untuk menyingkirkan kemungkinan diagnosis lainnya)
    4. Tes alergi
    5. Pemeriksaan eosinofil dalam dahak

     

    Sementara belum mendapatkan diagnosis yang pasti, sebaiknya anda coba perhatikan hal-hal apa saja yang biasanya memicu serangan sesak nafas yang anda  alami dan hindarilah pemicu tersebut. Bila anda mengalami sesak nafas saat udara sedang dingin, anda dapat menggunakan jaket, selimut, atau penghangat tubuh lainnya untuk menghindari serangan sesak nafas.

     

    Sekian informasi yang dapat saya berikan, semoga cukup menjawab

     

    dr. Irna Cecilia