Tanya Dokter

  • Solusi atasi gangguan depersonalisasi dan derealisasi

  •  Andre Syahril
    Anggota
    dok, saya andre 19 tahun. belakangan ini saya merasakan hal yang sangat menggangu sekali, terutama terhadap aktifitas sehari - hari, perasaan derealisasi sudah saya rasakan sejak saya mengalami GERD. bagaimana cara meringkan gejalanya atau bahkan sembuh total. terimakasih dok

    Terima kasih Andre Syahril atas pertanyaannya di forum Alodokter, gangguan depersonalisasi dan derealisasi merupakan suatu gangguan berupa timbul perasaan yang sedang mengamati diri sendiri dari luar tubuh atau penderitanya merasakan bahwa lingkungan disekitarnya bukan merupakan keadaan yang nyata. Kondisi ini dapat sangat mengganggu penderitanya dimana penderitanya dapat merasakan kehidupannya seperti di dalam mimpi. Dimana gejala depersonalisasi dapat berupa:
    - mereasa diluar sebagai pengamat pikiran, perasaa, atau bahkan tubuh sendiri, contohnya seperti mengambang di atas diri sendiri
    - merasa seperti robot atau penderita tidak dalam kendali untuk berbicara atau gerakan
    - merasa tubuh dalam bentuk yang berubah, dapat membesar, atau mengecil, atau terasa seperti kepala terbungkus sesuatu

    Sedangkan gejala derealisasi dapat berupa:
    - merasa terasingkan atau tidak mengenal lingkungan sekitar, contoh seperti hidup dalam film atau mimpi
    - merasa hubungan emosi terputus dari orang-orang yang dikenal, seperti dibatasi dengan dinding kaca
    - lingkungan terasa berubah, tidak jelas, tidak bewarna, atau peningkatan kejelasan atau kesadaran di lungkungan sekitar
    - gangguan pada persepsi waktu
    - gangguan pada bentuk, jarak, dan ukuran dari suatu objek

    Kondisi depersonalisasi-derealisasi ini seringkali dicetuskan oleh beberapa faktor risiko sebagai berikut, dimana berupa:
    - kepribadian tertentu yang selalu menjauh dari situasi sulit dan sulit beradaptasi dalam situasi yang sulit
    - trauma masa lampau
    - stress berat
    - mengalami depresi atau kecemasan
    - menggunakan obat-obatan tertentu

    Kondisi ini dapat bertahan dalam beberapa jam, hari, minggu atau bahkan bulan. Namun pada kondisi yang bertambah berat atau sampai mengganggu aktivitas sehari-hari sebaiknya hal ini dapat dikonsultasikan ke dokter terkait guna dilakukan pemeriksaan terkait untuk memastikan kondisi serta pemberian penanganan terkait seperti psikoterapi, diberikannya obat-obatan tertentu, atau terapi lainnya.

    Berikut terdapat diskusi lainnya seputar derealisasi

    Sekian dari saya, semoga dapat membantu
    dr. Christian Chandra