Tanya Dokter

  • Penyebab keluar lendir kekuningan dari dubur

  •  Thinol Wuek
    Anggota
    Assalamu'alaikum selamat malam pak dokter , saya pengen nanya udah 2 hari ini saya ngalamin ada cairan berminyak warna kuning keluar dr dubur dan padahal saya tidak ngalamin diare atau sakit pun ga ada, nah sebelum keluarnya kotoran tersebut saya minum 1 botol air tebu apakah ada hubungannya dgn air tebu tersebut ] #terimakasih

    Hai Thinol,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Normalnya, dinding saluran pencernaan manusia memang dilapisi oleh selaput lendir (mukosa) yang bertugas memproduksi mukus secara berkala. Lendir ini, berguna untuk melancarkan jalannya sisa makanan yang telah dicerna sehingga bisa dibuang melalui anus. Namun, pada kondisi yang normal, lendir ini tidak diproduksi secara berlebihan hingga keluar banyak melalui anus.

    Beberapa kemungkinan penyebab keluarnya lendir kekuningan dari anus sebagaimana yang Anda alami adalah:

    • Wasir (hemorrhoid, ambeien)
      Pembengkakan vena anus atau rektum bagian bawah
    • Fistula anorektal
      Saluran abnormal yang menghubungkan antara rektum atau anus langsung dengan kulit bagian luar
    • Fissura ani
      Robekan dinding anus
    • Tumor kolorektal
    • Pasca melakukan seks anal, dan sebagainya

    Kemungkinan, riwayat mengkonsumsi air tebu yang sebelumnya Anda lakukan tidak berkaitan dengan keluhan yang Anda alami saat ini.

    Namun, untuk memastikannya, kami sarankan Anda memeriksakannya langsung ke dokter ya.. Umumnya, dokter akan melakukan tes colok dubur sembari memeriksa kondisi fisik Anda. Selain itu, jika perlu, dokter pun akan melakukan pemeriksaan USG, dan sebagainya.

    Sebagai langkah awal, sebaiknya Anda lakukan tips berikut:

    • Hindari seks anal
    • Bersihkan anus dengan air bersih setiap habis buang air
    • Batasi dulu makanan pedas, berlemak
    • Jangan konsumsi obat sembarangan tanpa saran dokter
    • Perbanyak minum air putih 8-12 gelas perhari

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah