Tanya Dokter

  • Terbentur stang motor di punggung bagian tengah

  •  annadey
    Anggota

    Dear dokter, saya sudah baca di artikel sebelumnya mengenai nyeri tulang punggung. Tapi saya tidak paham yg saya alami ini termasuk bagian mana. Saya pernah terbentur stang motor di area punggung tengah (mungkin sekitar ruas ke9 atau 10 dan agak ke kiri dari tulang). Sebenarnya tidak sakit kalau bergerak biasa, tapi saat memutar tubuh ke arah kiri baru terasa sakit. Ditekan juga terasa sakit. Sudah sekitar 3 bulan Dok, dan diurut tidak membantu mengurangi sakitnya. Bagaimana mengobatinya tanpa harus menggunakan obat minum dan obat suntik? Terima kasih Dok.

    Hai, Sakit pada daerah punggung yang muncul setelah terjadinya kecelakaan atau benturan dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab, diantaranya :

    1. muscle strain - cedera otot
    2. spondylolithesis - dislokasi ke depan dari tulang belakang
    3. fraktur - patah tulang
    4. herniasi diskus intervertebra - penonjolan bantalan antar tulang belakang
    5. spinal stenosis - penyempitan ruas antara tulang belakang
    6. radikolpati - kelainan fungsi saraf karena kompresi akar saraf di dekat tulang belakang
    7. dan lainnya
    Untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab nyeri punggung berkepanjangan yang Anda rasakan sebaiknya Anda memeriksakan diri secara langsung ke dokter. Selain melakukan pemeriksaan fisik dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang apabila dinilai dibutuhkan, seperti x-ray, CT scan, MRI, atapun EMG. Penanganan yang terbaik yang dapat diberikan akan berbeda sesuai dengan apa yang ditemukan menjadi penyebab dari keluhan yang Anda alami. Namun berikut ada beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengurangi sakit pada punggung :
    • lakukan olahraga secara teratur yang berfungsi untuk menguatkan otot dan memperbaiki postur
    • lakukan fisioterapi
    • memperbaiki postur tubuh saat berdiri, duduk, dan berjalan
    Untuk membaca kebih lanjut mengenai sakit punggung Anda dapat membuka laman ini. Semoga membantu, dr. Dian Paramitasari