Tanya Dokter

  • Hasil analisis lab pada penderita CTS

  •  Susi0372
    Anggota
    Selamat sore Dok. Saya saat ini berumur 45th. Sudah hampir 2 thn ini bolak balik ke dokter syaraf (3 rumah sakit) bahkan sudah dilakukan fisiotherapy utk dugaan CTS. Tp diakhir diagnosis selalu diputuskan utk operasi, tp smp skrg belum pernah terlaksana Krn diagnosanya belum final jg. Ada dugaan saya menderita kelainan darah. Krn telapak tangan sy jd kemerahan. Awal keluhan adl.mati rasa di jari tengah tangan kanan. Skrg merambat ke hampir semua jari tangan kanan, jg ke jari telunjuk tangan kiri & tengah & kaki kiri di bagian kelingking. Yg saya rasakan mati rasa tp didalam terasa spt memar, sakit nyut2an & terlihat bengkak. Obat yg saat ini diberikan ke saya (dr dokter spesialis reumatik): - Sulfasalazine 500mg (1x2) - Imuran 50mg (1x1) - Asam folat (1x1) - Methylprenidsolone (3x1) Saya ALERGI terhadap: ibuprofen, alupurinol & antalgin. Analisa lab tgl 24Agust'17: IGMRF positif 26,6; AntiCCP negatif 12,0; AnaElisa negatif 7,2. Analisa lab 22Sept'17: Hemogoblin 11,9; Lekosit 7,5; Eritrosit 4,34; Hematokrit 38,2; Trombosit 219; RDW-CV 12,5; MCV 88,0; MCH 27,4; MCHC 31,2; Gran% 62,2; Limfosit% 28,7; Gran# 4,66; Limfosit# 2,15; SGOT 27; SGPT 25 Analisa MRI: Degenerative discus intervertebralis C3-4, C5-6 yg disertai dg HNP multiple grade I level tsb Paracervical muscle spasme.

    Halo Susi0372,

    Mohon maaf sebelumnya, tetapi karena saya tidak menemukan kalimat pertanyaan yang spesifik dari penjabaran yang anda berikan, maka saya akan mencoba menjelaskan secara umum mengenai kondisi yang anda alami. Pada dasarnya beberapa penyakit terutama di awal mula timbulnya dapat memiliki gambaran klinis yang serupa dan dalam perjalanannya ketika gejala yang spesifik mulai timbul maka diagnosa mulai dapat diarahkan. Bisa juga sebenarnya kedua penyakit, CTS dan rematik timbul secara bersamaan. Rematik atau rheumatoid arhtritis adalah suatu penyakit autoimun, dimana sistem imun seseorang menyerang sel di dalam tubuhnya sendiri, pada kasus ini menyerang persendian. Obat-obatan yang diberikan pada anda berupa obat untuk menekan reaksi inflamasi (sulfasalazine dan methylprednisolone), nyeri (sulfasalzine), obat untuk menekan imun (imuran mengandung azathioprine dan methylprednisolone). Dari hasil laboratorium dan MRI yang anda berikan, sebenarnya untuk dapat diinterpretasi dengan lebih tepat harus disesuaikan dengan hasil pemeriksaan langsung terhadap kondisi anda saat pemeriksaan, karena sifatnya hanya menunjang pemeriksaan inti (wawancara medis dan pemeriksaan fisik). selain itu, masing-masing laboratorium mungkin memiliki sistem kalibrasi alat yang berbeda sehingga dapat mempengaruhi standar nilai normal. Secara keseluruhan, dapat dikatakan terdapat peningkatan IgM RF (suatu penanda antibodi rheumatoid factor, normalnya negatif), sedangkan penanda penyakit autoimun lainnya negatif (Anti CCP, ANA). Pemeriksaan darah lainnya dari standar nilai normal yang umum digunakan masih dalam batas normal. Pemeriksaan MRI tulang belakang perlu disesuaikan kembali dengan kondisi klinis anda, namun dikatakan terdapat proses degeneratif (penuaan), hernia nucleus pulposus (penjepitan saraf akibat bantalan tulang yang menonjol keluar tulang), dan tegang otot (muscle spasme). 

    Disarankan untuk berdiskusi lebih lanjut dengan dokter yang menangani anda mengenai diagnosa, penanganan dan hasil pemeriksaan yang ada, karena tentunya dokter spesialis memiliki ilmu dan keahlian lebih serta sudah lebih paham mengenai perjalanan penyakit anda. Tetap mengikuti alur pengobatan yang sudah dianjurkan oleh dokter, karena memang penyakit autoimun adalah penyakit kronis (jangka panjang) yang membutuhkan kesabaran dan kepatuhan berobat yang tinggi. Batasi penggunaan tangan bila sedang nyeri dan tetap jalani pola hidup sehat secara teratur.

    Anda dapat membaca artikel terkait: penyakit autoimun

    Semoga informasi ini bermanfaat.

    Salam, dr. Delvira