Tanya Dokter

  • Penyebab dada berdenyut

  •  da2ng_ap
    Anggota

    Selamat malam Dok,

    Dada saya kadang tiba2 berdenyut lambat kemudian normal. Kadang berdenyut cepat kemudian hilang. Hanya terjadi beberapa detik. Tidak kuat dan tidak terasa sakit.

    Saat terjadi kadang dalam kondisi duduk, kadang saat sujud, pernah juga saat posisi berbaring akan tidur.

    Kenapa ya dok?

    Bagaimana membedakan yang bermasalah itu otot dada biasa atau jantung?

    Saya perlu konsultasi ke dokter spesialis apa?

    Terima kasih

    Halo da2ng_ap.......

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Kondisi yang Anda alami kemungkinan mengarah ke yang dalam bahasa medis disebut sebagai Aritmia, di mana hal ini merupakan suatu masalah pada irama jantung ketika organ tersebut berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, Atau tidak teratur.

    Sekedar informasi untuk Anda, aritmia terjadi karena impuls elektrik yang berfungsi mengatur detak jantung tidak bekerja dengan baik. Jenis - jenis lainnya yang paling umum diantaranya adalah : bradikardia === detak jantung lebih lambat atau tidak teratur, takikardia === kondisi ketika jantung berdenyut cepat secara tidak normal, fibrilasi atrium atau ventrikel, dan lain sebagainya.

    Berikut ini beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya aritmia, diantaranya adalah : ketidakseimbangan kadar elektrolit di dalam darah, penggunaan narkoba, efek samping obat obatan tertentu yang memicu hal ini, terlalu banyak mengonsumsi alkohol, terlalu banyak mengonsumsi kafein maupun merokok, gangguan kelenjar tiroid, gangguan kesehatan pada jantung, hipertensi atau tekanan darah tinggi.

    Jika hal ini sudah sering Anda alami, maka kami menyarankan segeralah menemui dokter spesialis penyakit jantung, dan mendiskusikan masalah ini, agar Anda dapat dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut.

    Beberapa pemeriksaan yang kemungkinan akan dilakukan oleh dokter terkait masalah yang Anda alami, diantaranya meliputi :pemeriksaan fisik, tes darah, ekokardiogram, rekam jantung / EKG, dll., sehingga akhirnya penanganan yang tepat dapat diberikan sesuai dengan penyebab pasti yang nantinya diketahui.

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat,

    Salam,

    Dr. jati