Tanya Dokter

  • Dada sesak, pilek, dan sedikit batuk

  •  kusuma
    Anggota

    dua minggu yang lalu sy sesak nafas, pilek dan sedikit batuk. Lalu sy ke dokter khawatir, asma sy kumat (keturunan) lalu di beri obat yang tidak terlalu keras mengingat sy sedang menjalani promil. Sampai sekarang sesak itu masih dirasa apabila batuk menyerang. Batuk pun sangat keras. (5 tahun lalu, sy pernah kena TB). Bagaimana agar sesak saya berkurang. Kalau sudah mo batuk, sy sdh takut. Makasih

    Halo, Sesak napas pada asma bersifat kambuhan dan Anda perlu memahami dengan jelas faktor-faktor apa saja yang menjadi pemicu asma tersebut. Dari cerita Anda, kemungkinan faktor pemicu timbulnya sesak adalah flu serta batuk. Asma merupakan penyakit penyempitan saluran napas akibat saluran napas yang terlalu reaktif(hiperreaktif) sehingga mengakibatkan sesak dan mengi(napas bunyi). Pemicu asma diantaranya:

    • alergi terhadap ketombe hewan peliharaan, pengawet makanan, tungau, serbuk sari
    • zat-zat iritan, seperti asap rokok, polusi udara, parfum, pewangi ruangan atau kendaraan
    • olah raga atau aktivitas fisik yang berat
    • kontak di lingkungan kerja, misalnya: pewarna, debu, bahan lateks
    Pengobatan asma terutama ditujukan untuk mengontrol gejala dan menghindari pemicunya. Obat yang digunakan umumnya adalah:
    • bronkodilator, untuk melebarkan saluran napas
    • kortikosteroid untuk alergi dan peradangan
    Jika memang masih timbul keluhan setelah berobat ke dokter, Anda dapat konsultasi kembali untuk follow up terapi. Anda juga dapat konsultasi ke dokter mengenai kemungkinan vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah flu datang. Sebaiknya Anda:
    • menghindari pemicu yang disebabkan diatas
    • menjaga daya tahan tubuh dengan cukup istirahat, konsumsi buah dan sayur
    • menghindari asap rokok atau polusi kendaraan
    • minum air putih yang banyak, bisa diselingi dengan air campuran madu dan lemon
    • memahami penanganan flu jika terjadi kehamilan
    Artikel ini dapat membantu: Asma Semoga bermanfaat, dr.Miranti Iskandar