Tanya Dokter

  • BAB berdarah

  • dok saya ingin bertanya tadi saat bab saya ada darah di kotoroan nya , pada awal bab tidak ada dan yang terakhir baru ada , apa itu berbahaya ? baru terjadi 1x tapi warna feses tetap kuning biasa

    saya tak punya riwayat ambien tapi sya punya masalah dengan asam lambung , apa yang harus saya lakukan?

    bagaimana cara menilai darah pada feses bisa d bilang berbahaya?

    baru sja saat bab keluar darah lagi tapi kali ini disertai perih dan darah nya menetes apakah itu berbahaya?

    Hai, Keluhan BAB berdarah yang Anda alami kemungkinan merupakan suatu Wasir/Hemoroid. Wasir adalah kondisi pembesaran pembuluh darah di sekitar anus yang dapat memberikan gejala:

    • Darah yang menetes saat BAB (darah berwarna merah terang)
    • Benjolan di tepi anus
    • Gatal di sekitar anus
    • Anus mengeluarkan cairan
    Berdasarkan tingkat keparahannya wasir dapat dikategorikan menjadi 4 derajat:
    1. Derajat I: Keluar darah saat BAB, darah menetes dan berwarna merah terang
    2. Derajat II: Muncul benjolan di tepi anus yang dapat masuk kembali dengan sendirinya
    3. Derajat III: Benjolan anus baru dapat masuk kembali bila didorong dengan jari
    4. Derajat IV: Benjolan anus tidak dapat masuk kembali
    Penanganan wasir meliputi pemberian obat suppositoria (obat yang dimasukkan ke dalam anus), salep, maupun obat oral/minum. Pada kasus yang lebih berat perlu dilakukan tindakan pengikatan wasir, suntikan skleroterapi, maupun operasi wasir. Namun demikian, BAB berdarah dapat pula diakibatkan oleh penyebab lainnya seperti: Berbahaya atau tidaknya suatu kondisi sangat tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Oleh karena itu sebaiknya Anda memeriksakan diri ke Dokter untuk menelusuri penyebabnya. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan lanjutan yang dibutuhkan seperti tes tinja, pemeriksaan colok dubur, proktoskopi, dan lainnya. Penanganan yang tepat akan diberikan sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Beberapa anjuran yang dapat dilakukan:
    • Makan secara teratur dengan gizi seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh
    • Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi (sayur, buah, oat dll)
    • Banyak minum air putih untuk melancarkan sistem pencernaan
    • Jangan menahan keinginan untuk BAB
    • Biasakan BAB secara teratur setiap hari
    • Hindari duduk/jongkok dalam waktu yang lama
    • Hindari mengangkat benda yang berat
    • Olahraga secara teratur membantu mencegah konstipasi
    Baca laman artikel berikut ini: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman