Tanya Dokter

  • Perbedaan diabetes kering dan basah

  •  Liesza Ajha
    Anggota

    Dok sya boleh nanya.? Orng sakit diabet tu ada yg kering dan ada yang basah Mksudnya kencimg manis basah atau kering tu apa ya dok...??

    Liesza Ajha  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat malam, Diabetes atau Kencing manis di golongkan menjadi dua tipe, yaitu :

    • Diabetes tipe 1, tipe yang lebih jarang, terjadi akibat kerusakan pada pankreas (penghasil insulin)
    • Diabetes tipe 2, tipe yang sering terjadi (80%), terjadi akibat berkurangnya produksi insulin atau sel-sel tubuh menjadi kurang peka (resistensi) terhadap insulin
    Sebenarnya tidak ada penggolongan kencing manis menjadi tipe kering dan basah. Istilah tersebut merupakan istilah yang sering beredar di masyarakat. Istilah Diabetes kering digunakan bagi penderita Diabetes tanpa luka ataupun infeksi, sedangkan tipe basah digunakan pada penderita Diabetes yang memiliki komplikasi berupa luka yang sulit sembuh. Tidak ada perbedaan bahwa seseorang dikatakan tipe kering dan orang yang lain memiliki tipe yang basah. Terjadi nya luka merupakan hal yang wajar pada manusia, namun pada penderita Diabetes, terutama yang kadar gula darah nya tinggi dan tidak terkontrol, luka menjadi sulit sembuh. Luka membutuhkan waktu lebih lama dan perawatan lebih pada orang dengan diabetes, karena luka yang tidak ditangani dengan baik dapat berlanjut menjadi infeksi yang kemudian berlanjut menjadi ganrene atau kematian jaringan dan berakibat perlu nya dilakukan tindakan amputasi. Mungkin istilah kering, lebih digunakan untuk penderita Diabetes dengan kadar gula darah yang terkontrol, tidak tinggi, sehingga meskipun terjadi luka, luka akan lebih mudah ditangani dan lebih cepat sembuh. Sedangkan pada penderita yang tidak konsumsi obat, kadar gula darah tidak dikontrol dengan baik dan cenderung selalu tinggi, kemudian mengalami luka, maka luka akan cenderung sulit sembuh dan jika tidak ditangani akan terus berlanjut menajdi lebih parah. Anda dapat membaca lebih lengkap mengenai diabetes tipe 1 maupun tipe 2 pada link diatas (silahkan klik kata-kata berwarna biru)

    Liesza Ajha  Liesza Ajha
    Anggota

    Ibu saya terkena deabet dan komplikasi sampai" jari kaki yg telunjuk yg sebelah kanan harus di amputasi dok... cara menghilangkan bekas lukanya tu gimna dok dan kenapa kok jari" kaki ibu saya yg kanan kaku semua.?? Terus penyakit diabet tu bisa merusak syaraf anggota tubuh atau tidak ya dokk.? Soalnya ibu saya pernah terganggu syarafnya semenjak beliau terkena deabet atau mungkin terkena penyakitnya yg lain.? Apa akibat komplikasi yg sangat banyak ya dok Ibu saya komplikasi ususbuntu lambung jantung syaraf dan yg trkhir kena ginjalnya dok Terus tanda"nya naik turunnya kadar gulanya tu gimna ya dok saya masih belom faham

    Liesza Ajha  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat siang, Penyakit Diabetes menyebabkan komplikasi pada berbagai organ. Diabetes mempengaruhi pembuluh darah besar dan pembuluh darah kecil serta syaraf. Komplikasi yang dapat terjadi berupa :

    • Pembuluh darah besar : Penyakit Jantung Koroner, Stroke, Penyakit Arteri Perifer
    • Pembuluh darah kecil : Mata, Ginjal.
    • Persyarafan : berkurangnya atau hilangnya sensitivitas syaraf pada kulit, sehingga menimbulkan gejala kebas, kesemutan, baal hingga mati rasa terutama pada anggota gerak terutama daerah jari-jari tangan dan kaki. Akibat dari mati rasa nya anggot gerak terutama daerah kaki, maka penderita diabetes sering kali rentan terluka pada daerah kaki dan tidak disadari akibat tidak merasakan apa-apa (mati rasa), sehingga muncul luka yang semakin parah, ditambah kondisi kadar gula darah yang tidak terkontrol sehingga menyulitkan proses penyembuhan luka dan menyebabkan infeksi dan akhirnya pembusukan dan kematian jaringan, maka dari itu dibutuhkan amputasi agar kematian jaringan tidak menyebar ke jaringan yang masih sehat.
    Untuk mencegah timbulnya komplikasi, perlu pengontrolan ketat kadar gula darah agar selalu dalam batas normal (tidak tinggi), serta memeriksakan diri ke dokter untuk memeriksa kondisi kesehatan mata, ginjal, jantung, syaraf dan kaki. Kontrol gula darah dapat dilakukan dengan konsumsi obat atau suntuik insulin, serta modifikasi gaya hidup. Untuk mengetahui kadar gula darah, tidak bisa dilakukan dengan melihat tanda-tanda, karena kadar gula darah secara pasti dapat diketahui hanya dengan pemeriksaan kadar gula darah. Perlu dilakukan pemeriksaan darah rutin di laboratoirum,  atau dapat dengan menggunakan alat pengecek gula darah yang terjual bebas di apotek sebagai pemantau jika kondisi gula darah sudah stabil dan normal. Untuk mencegah terjadinya luka pada kaki, dapat dilakukan beberapa hal berikut :
    • Sebaiknya gunakan alas kaki yang nyaman, tidak longgar atau tidak kesempitan. Gunakan dengan ukuran yang sesuai dan bahan yang nyaman.
    • Hindari kemungkinan terjadinya gesekan atau luka akibat sepatu, serta hindari kemungkinan terlepasnya alas kaki tanpa disadari oleh penderita.
    • Sering mengecek apakah terdapat luka atau goresan pada kaki, jika ada segera rawat atau periksa ke dokter agar luka dapat segera ditangani dan tidak memburuk
    • Pastikan kadar gula darah selalu dalam batas normal.
    • Konsumsi obat secara rutin meskipun kadar gula darah sudah baik, obat harus selalu diminum seumur hidup.
    • Sering mengecek kadar gula darah
    • Rajin memeriksakan diri ke dokter.
    Silahkan membaca artikel mengenai Diabetes Tipe 2 (klik tulisan biru), sudah dijelaskan dengan lengkap mengenai gejala hingga komplikasi.

    Liesza Ajha  Liesza Ajha
    Anggota

    Iya dok sekarang saya sudah paham terimakasih ya dokk:-)

    Liesza Ajha  bibooleo
    Anggota

    untuk terapi diabetes bisa menggunakan produk dari fkc. Untuk informasi lebih lengkap bisa buka website fkcn.com. Atau hubungi cp berikut : call / wa : 085649314070 konsultan : Dr. Yakubus Wanusukhi, Rs. PHC Surabaya Bisa juga konsultasi terlebih dahulu

    Liesza Ajha  Yusuf NKsmple
    Anggota

    permisi dok saya mau tanya dok gula darah saya pernah mencapai hampir 200 nah trs pernah saya tes sesudah makan 2 jam tes hasil 165 pernah jugak tes puasa 12 tes drop banget 59 nah saya mau tanya dok apakah saya termasuk terkena diabetes atau tidak padahal umur saya masih muda gula darah saya kok tinggi ~_~

    Itu tidak(kakak ku), karena tes nya normal, jika hasil tesnya 165, 164 dan 165, itu baru karena tidak ada insulin atau sedikit insulin yang di hasilkan karena itu gula di darah pada menumpuk karena tidak di proses