Tanya Dokter

  • Tentang penyakit diabetes

  •  dhaniel
    Anggota
    selamat malam dok... saya mahu nanya apakah perbedaan deabetes dengan deabetes mellitus dan apakah gejalanya antara deabetes biasa dgn gejala mellitus harap doktor dpt memberi penjelasan

    Hai,

    Diabetes (diabetes mellitus) merupakan penyakit jangka panjang di mana kadar gula darah tinggi dalam tubuh (glukosa). Glukosa berperan penting dalam kesehatan karena merupakan sumber energi bagi otak, maupun sel-sel yang membentuk otot dan jaringan pada tubuh.

    Sel-sel tubuh membutuhkan glukosa agar dapat bekerja dengan normal. Kadar gula darah dalam tubuh dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh organ pankreas. Pada penderita diabetes, organ pankreas tidak dapat menghasilkan insulin yang cukup untuk kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengubah glukosa menjadi energi. 

    Diabetes memiliki 2 jenis utama yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2:

    • Diabetes tipe 1, di mana sistem imun tubuh menyerang dan merusak sel pankreas yang menghasilkan insulin
    • Diabetes tipe 2, di mana tubuh tidak memproduksi insulin yang cukup atau sel-sel tubuh tidak bereaksi terhadap insulin

    Diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu, atau bahkan dalam beberapa hari. Sedangkan banyak penderita diabetes tipe 2 yang tidak menyadari jika telah mengidap diabetes selama bertahun-tahun karena gejalanya tidak spesifik. Beberapa gejala diabetes tipe 1 dan tipe 2 diantaranya:

    • sering haus
    • sering buang air kecil
    • sering lapar
    • berat badan turun tanpa sebab yang jelas
    • kelelahan
    • pandangan kabur
    • luka yang lama sembuh

    Penderita diabetes tipe 1 seringnya berusia di bawah 40 tahun, umumnya pada masa remaja atau anak-anak. Diabetes tipe 1 lebih jarang terjadi dibandingkan diabetes tipe 2. Biasanya penderita diabetes tipe 1 diberikan suntikan insulin setiap hari. 

    Diabetes tipe 2 merupakan diabetes yang lebih sering terjadi. Faktor obesitas, maupun indeks masa tubuh yang meningkat, akan meningkatkan risiko terjadinya diabetes tipe 2. 

    Selama kehamilan, beberapa wanita juga memiliki kadar glukosa yang tinggi. Tubuhnya tidak dapat memproduksi insulin yang cukup. Hal ini dikenal dengan diabetes gestasional. Setelah bayi dilahirkan, maka kondisi ini biasanya akan sembuh. 

    Selain pengobatan, juga diperlukan gaya hidup sehat untuk menjaga kadar gula tubuh tetap normal atau terkontrol

    • konsumsi makanan secara teratur dengan menu sehat dan seimbang
    • lakukan olahraga rutin
    • jika berat badan berlebih, kurangi berat badan 
    • memiliki waktu istirahat yang cukup
    • hindari stres
    • Selain itu, juga terdapat istilah diabetes insipidus. Kondisi ini cukup langka, dan memberikan gejala selalu merasa haus dan pada saat bersamaan sering membuang air kecil dalam jumlah yang banyak. Penyebabnya yaitu adanya gangguan hormon antidiuretik yang mengatur jumlah cairan dalam tubuh. Diabetes insipidus berbeda dengan diabetes mellitus. Diabetes insipidus tidak terkait dengan kadar gula darah dalam tubuh. 

      Anda dapat membaca lebih lanjut halaman

      Diabetes tipe 1

      Diabetes tipe 2

       

       

      Semoga bermanfaat,

      dr. Jessica