Tanya Dokter

  • Demam, batuk, dan pilek pada anak 1 tahun 4 bulan

  • Mlm dok..anak saya bayi usia 1 tahun 4bln..sminggu yg lalu berobat k puskesmas dgn keluhan batuk, pilek n dmam..stlh itu dksih sirup flucadex ama dokter..stlh bbrp hr flu btuk nha udh gak lg..tp demam msh brlanjut mpe sminggu..panas nha turun naik..saya khawatir bgt dok..anak saya msih mau makan..apa aj..kok. Tp tidur srg gelisah gt..jdi gmna y dok baik nya?apa dteruskan mnum obat nya atw gmn dok?mohon jwbn nha y dok.Thanks.

    Hai Ibu pipit, Batuk pilek dan demam memang sering menjadi gangguan kesehatan pada bayi dan anak. Batuk pilek, paling sering disebabkan oleh virus, seperti influenza dan salesma. Tetapi kadang juga disebabkan oleh bakteri. Sebagai orangtua kita memang tidak perlu khawatir jika bayi/anak sedang batuk pilek, karena umumnya akan mereda sendiri setelah 1-2 minggu. Tetapi ada tanda tanda yang perlu diperhatikan jika terjadi perkembangan penyakit ke arah yang kebih berat atau komplikasi, yaitu:

    1. demam tinggi atau demam lama lebih dari 1 minggu
    2. batuk disertai sesak atau sulit bernafas
    3. bayi tidak mau menyusui
    4. bayi dehidrasi, kekurangan cairan
    5. muntah muntah dengan frekuensi sering
    6. dahak kehijauan atau kecoklatan
    jika ditemui tanda tanda seperti diatas, kami anjurkan untuk membawa bayi ke pusat kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan sesuai. anda juga dapat membaca artikel tentang Penyebab batuk pada bayi ini, dan Bagaimana menyikapi batuk pada anak ini, untuk dapat memahami lebih jelas. agar bayi merasa lebih nyaman saat dirumah, kami sarankan beberapa hal berikut ini:
    1. menyusuilah lebih sering. ASI meningkatkan daya tahan tubuh anak, dan mencegahnya juga dari kekurangan cairan saat demam
    2. Istirahat yang cukup
    3. pastikan makanannya cukup gizi
    4. jus buah, jus jeruk, lemon hangat, madu dapat banyak membantu meredakan batuk
    5. demam ringan dapat diatasi dengan pereda demam yang bebas dijual seperti parasetamol. Pastikan anda membaca cara pakai dan dosis yang tepat untuk anak ibu.
    Demikian informasinya, semoga bisa membantu.