Tanya Dokter

  • Solusi atasi demam pada bayi dan wajah menjadi kuning

  •  Rini Rahmalia
    Anggota
    Ass.. .dok Bayi saya baru berusia 4 hari, kemarin sepulang dari klinik badan nya panas hingga 39 lalu saya bawa ke bidan, oleh bidan bayi saya di beri obat langsung lewat tmpat ee nya,Dan sekarang panasnya turuN 37,7 , kata bidan bayi saya agak kuning, menurut dokter apakah anak saya harus langsung di rawat? ?

    Hallo Ibu Rini

    Penyebab bayi menjadi kuning terbagi menjadi 2 kategori, yang pertama adalah kondisi kuning yang tergolong wajar sebagai akibat proses metabolisme bayi dan yang satunya akibat adanya suatu kondisi penyakit.

    Kuning pada bayi terjadi pada 60% bayi yang lahir cukup bulan, dan 80% terjadi pada bayi yang lahir prematur. Sehingga diperlukan pengkajian oleh dokter secara langsung terhadap bayi Anda untuk mengetahui apakah kuning tersebut berbahaya atau tidak.

    Kuning fisiologis (kuning akibat proses metabolisme tubuh) biasanya terjadi pada hari ke2 sampai mingu pertama bayi lahir, serta tidak disertai adanya demam, muntah, bayi menjadi lemas, tidak mau minum ASI/susu, ataupun menjadi rewel. Kadar peningkatan bilurubin (zat hasil pengolahan limbah darah) pada kondisi ini dapat ditoleransi sampai nilai 10-12 mg/dL. Kondisi kuning ini bisa dipengaruhi karena bayi tidak mendapatkan ASI cukup atau justru sebaliknya karena terlalu banyak minum ASI. 

    Sedangkan kuning akibat penyakit terjadi pada kurang dari 24 jam pertama bayi lahir, atau kuning tersebut menetap hingga lebih 7 hari sejak dilahirkan. Jika diperiksa di laboratorium, kadar bilurubin bisa sangat tinggi sekali hingga lebih dari 15 mg/dL

    Bayi Anda juga mengalami demam, dimana demam tersebut pun mempunyai dua kemungkinan, pertama demam tersebut berhubungan dengan faktor penyebab bayi Anda menjadi kuning. Atau bisa juga demam tersebut adalah suatu kondisi penyakit yang berdiri sendiri namun disaat yang bersamaan bayi Anda mengalami kondisi kuning.

    Perlu atau tidaknya dirawat ditentukan oleh pemeriksaan oleh dokter secara langsung, maka itu bawa lah bayi Anda ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik, riwayat pemberian ASI/susu formula, hingga pemeriksaan lab darah mungkin diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan bayi.

    Semoga bermanfaat

    dr. Arnold