Tanya Dokter

  • Penyebab demam, meriang dan BAB cair

  •  WanaraBuana
    Anggota

    Selamat sore dok, saya ingin bertanya.. 3 hari yang lalu, tepatnya dimulai ketika senja badan saya tiba-tiba meriang dan kepala saya terasa sakit sampai-sampai malamnya saya tidur dengan mengenakan jaket. keesokan harinya saat pagi hari saya BAB cair dan kondisi itu berlanjut hingga malam (Sy BAB Cair hingga 4 kali di hari itu dengan kondisi air yang lebih banyak ketimbang ampasnya), dan kondisi badan saya masih meriang dan kepala saya masih sakit. Kemudian keesokan harinya lagi (kemarin) demamnya sudah mulai turun namun masih BAB cair (dengan kondisi mulai sedikit lebih kental daripada hari sebelumnya) dan badan saya mulai sering mengeluarkan keringat ketika dalam kondisi tidak tiduran. Kemudian hari ini, tubuh saya sdh tidak demam sama sekali,, namun kepala masih terasa pusing (apa mungkin disebabkan banyak istirahat/tiduran pada hari sebelumnya?), badan masih agak lemas, dan masih BAB cair (Namun intensitasnya mulai berkurang). Tapi yang menjadi masalah, tubuh saya lebih banyak mengeluarkan keringat (tapi tidak ada rasa sakit sama sekali,,, hanya terkadang pusing)... Kira-kira kenapa ya dok dengan tubuh saya?

    Halo Wanara, terima kasih untuk pertanyaannya.

    Sebagai informasi, demam merupakan reaksi kekebalan tubuh dalam melawan infeksi. Infeksi yang memicu terjadinya demam, juga umumnya disertai gejala lainnya (tergantung dari mana infeksi tersebut berasal). Beberapa kondisi yang dapat menimbulkan demam, buang air besar cair, dan nyeri kepala yakni:

    • Infeksi oleh virus atau bakteri pada saluran cerna (gastroenteritis), biasanya juga dapat disertai mual, muntah, dan nyeri perut
    • Demam tifoid
    • Apendisitis, radang usus buntu atau usus tersumbat (obstruksi)
    • Nyeri kepala migrain
    • Alergi makanan tertentu atau keracunan makanan
    • Infeksi saluran kemih, biasanya juga disertai nyeri pada pinggang atau punggung, dan lain-lain

     

    Untuk mengetahui penyebab pasti keluhan yang Wanara rasakan, diperlukan evaluasi lebih lanjut oleh dokter. Dokter akan melakukan tanya jawab mengenai riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, dan penunjang (seperti tes darah, tes urin, ultrasound, dsb). Dokter kemudian akan memberikan penanganan yang sesuai. Oleh karena itu, jika gejala tidak juga mereda, disarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter. Sementara itu, beberapa tips yang dapat dilakukan:

    • Cairan yang keluar melalui diare, sebaiknya diganti dengan mengonsumsi oralit sesuai anjuran pakai. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi dehidrasi yang menyebabkan tubuh semakin lemas
    • Usahakan agar tetap mendapat asupan makanan baik makanan berat maupun makanan ringan
    • Kurangi aktivitas fisik yang terlalu berat
    • Istirahat yang cukup
    • Obat penurun demam dan pereda nyeri, seperti paracetamol, dapat diminum sementara sesuai anjuran

     

    Sekian, semoga membantu.

    dr. Sonia L