Tanya Dokter

  • Demam lebih dari dua minggu

  •  Fitri Arlina
    Anggota

    Selamat sore dok.. Bayi saya berumur 4 bulan, demam sudah lebih dari dua minggu.. Awal demamnya setelah imunisasi di bidan, tadinya bidan ngasih obat puyer buat nurunin demamnya, tp saya merasa kasihan karna rasanya pasti pahit, lalu saya memberikan fasidol sisa dari dia imunisasi bulan lalu.. Tapi setelah dua hari demamnya belum turun, bayi saya juga kurang nyaman dan susah tidur.. saya berhenti memberikan fasidol, mungkin karna obatnya sudah tidak baik buat di minum. Udh gitu dia nampak kayak ada gejala alergi kayak ada bntol2 merah gitu. Pastinya saya gk tau kenapa soalnya wktu itu smpet ngasih madu, dan memijat pake baby oil juga, berlanjut memberikan obat puyer yg dari bidan, dan keesokan harinya demamnya sudah agak turun dan bentol merahnya mulai hilang.. saya kembali berhenti memberikan obat, krn pengennya sebisa mngkin menghindari obat kimia apalagi menurut artikel yg saya baca pemberian obat demam bisa di hentikan klo bayinya sudah tidak rewel dan nampak seperti biasa.. Tp siang harinya kepalanya mulai panas lagi dan trpaksa saya melanjutkan memberikan obat sampai habis yaitu selama dua hari.. Untungnya keadaan dia mulai membaik di liat dari dianya yg mulai aktif dan tidurnya jg lebih nyenyak dan teratur.. Nah fatalnya, pas dia udh mndingan saya sempat membawa dia belanja pake motor krn tidak memungkinkan buat di tinggal di rumah, kebetulan waktu itu cuaca lumayan panas di tambah macetnya jalanan jakarta makin nambahin panas di jalanan.. Pas pulang dia keliatan lemes dan agak rewel, sementara saya inisiatif mmberikan obat panadol drops dr apotik tp selama dua hari msih belum ada perubahan.. Kemudian saya membawa anak saya kebidan.. Dan di berikan obat puyer plus antibiotik. Sampai obatnya abis kira2 hampir seminggu anak saya belum jg ada perubahan. Dia keliatan murung, tidak aktif bergerak seperti biasa, dan selera asinya berkurang.. Bahkan semalaman yg biasanya dia bngun dua kali malah tidak bangun sampai pagi tentunya jg tidak mnum asi, dia keliatan ngantuk banget malah baru bngun tidur udh ngantuk lagi. Dan satu lagi selama dia demam saya cuma memandikan beberapa kali krn di larang sm orang tua. Katanya jangan di mandikan ntar demamnya lama turun.. Saya juga pernah bawa anak saya ke rumah sakit dan cek darah hasilnya semua baik dan di saranin buat rawat inap tp saya memilih rawat jalan.. Kasian sama anak saya klo mesti di infus trlebih masalah biaya yg jg mahal. Apalagi dia tidak menunjukkan gejala lain seperti muntah, mencret malah selama seminggu dia tidak BAB. Pada akhirnya pihak rumah sakit mengijinkan pulang dengan syarat harus kontrol, tp setelah 2 x 24 jam. Anak saya masih demam dan suhunya naik turun, tp dia udh BAB dan minum asinya jg lumayan di banding sebelumnya.. Kembali kita masih memilih rawat jalan dan dokter memberikan obat antibiotik, puyer dan juga paracetamol. Sekarang anak saya sudah mulai bisa tersenyum dan aktif klo di ajak ngobrol. Saya memandikannya dengan air hangat, mengompres dengan air hangat, lebih sering mmberikan asi meski sedikit. Tp demamnya masih naik turun, gimana ya dok? Trims..

    Hai, Demam berkepanjangan dapat disebabkan oleh berbagai hal, namun secara umum dikategorikan menjadi:

    • Penyakit infeksi, misalnya infeksi TB, infeksi di sendi/tulang, malaria, infeksi saluran kemih, dsb.
    • Penyakit auto-imun (yaitu daya tahan tubuh secara keliru menyerang tubuh kita sendiri)
    • Keganasan, biasanya dari darah seperti leukemia
    Terkadang, menentukan penyebab demam pada anak kecil menjadi sulit, apalagi dalam kondisi rawat jalan karena dalam kondisi rawat jalan, pemantauan tak bisa dilakukan secara terus menerus dan pemeriksaan hanya bisa mengandalkan pengamatan dari orang tua semata. Untuk menentukan penyebab demam, dibutuhkan Dokter yang rajin dan cermat memantau perkembangan anak hari demi hari. Selain itu, biasanya diperlukan pemeriksaan darah khusus seperti biakan darah (yaitu sampel darah diambil, lalu dikondisikan dalam keadaan tertentu agar bakteri -- bila ada -- bisa bertumbuh kembang sehingga Dokter bisa mengetahui jenis bakteri apa yang menginfeksi anak) dan pemeriksaan Mantoux untuk mencari kemungkinan TB. Bagaimanapun, penyebab demam perlu dicari sebaik-baiknya sehingga penanganan segera dapat diberikan untuk mencegah komplikasi penyakit yang mendasarinya. Untuk sementara waktu (sampai Anda kembali mencari Dokter), Anda sebaiknya:
    • Teruskan pemberian ASI
    • Pastikan bahwa anak setidaknya BAK sekitar 4-6 kali/hari. Bila kurang, hal ini menandakan terjadinya dehidrasi dan memerlukan perhatian medis segera
    • Hindari bepergian membawa anak untuk meminimalkan paparan anak terhadap kuman / lingkungan tak nyaman yang mungkin ada di luar rumah
    • Kompres air hangat dan mandikan dengan air hangat, lap kering sesudahnya
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma