Tanya Dokter

  • Demam saat menstruasi dan demam setelah menstruasi

  •  Afifah58
    Anggota
    Dok,saya ingin bertanya,saat ini saya berumur 17 thn,saat saya sedang haid kadang saya demam dan kadang demam setelah haid,saya sudah 2 kali demam saat haid,dan sudah 3 kali demam setelah haid,apakah itu normal atau tidak?,dan bagaimana mengatasinya?,terima kasih dok

    Halo Afifah, terimakasih telah bertanya di Alodokter

    Demam adalah kondisi suhu tubuh di atas nilai normal, tepatnya di atas 38 derajat Celsius. Sebenarnya demam merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia dalam menghadapi infeksi, baik oleh virus, bakteri, ataupun parasit. Demam juga bisa terjadi pada beberapa kondisi medis tertentu, seperti kekurangan cairan (dehidrasi), kelenjar gondok yang terlalu aktif (hipertiroidisme), juga bisa dicetuskan oleh konsumsi obat tertentu.

    Demam yang terjadi menjelang ataupun setelah menstruasi sebaiknya disikapi dengan bijak. Bukan berarti demam pasti terkait dengan menstruasi. Melainkan bisa ada beberapa kondisi medis yang terjadi bersamaan dengan siklus menstruasi Anda. Sebagai contoh, mengalami infeksi virus menjelang atau setelah menstruasi, kekurangan cairan selama menstruasi, dan sebagainya. Oleh karena itu, bila demam kembali muncul, sebaiknya periksakan ke dokter terdekat. 

    Dokter akan melakukan wawancara, pemeriksaan fisik, dan tes penunjang, bila diperlukan, misalnya tes darah. Setelah penyebab yang mendasari diketahui, barulah ditentukan langkah pengobatannya. Sambil menunggu pemeriksaan dokter, berikut anjuran bagi Anda menjelang, selama, dan setelah menstruasi :

    • istirahat yang cukup
    • konsumsi air setidaknya 2-3 liter per hari untuk memenuhi kebutuhan cairan harian
    • konsumsi makanan kaya nutrisi 
    • bila demam terasa mengganggu, Anda bisa mengonsumsi obat penurun demam, seperti paracetamol yang dijual bebas di apotek

    Demikian, semoga bermanfaat ya

    dr. Lili