Tanya Dokter

  • Cara mengatasi demam,pilek dan batuk pada bayi

  • Selamat malam dokter. Saya mau bertanya..anak saya sudah 5 hari demam dgn hari ini..batuk dan pilek,demam naik turun..sampai sekarang tidak ada perubahan...obat sudah diberikan Paracetamol drop...setiap minum obat anak saya mutah..setiap batuk mutah..saya khawatir takut hidrasi dan takut terjadi apa2..apakah sudah biasa dan gak masalah bayi berumur 9 bulan sepeti itu ..terima kasih dokter.

    Halo, Tri. Demam, batuk dan pilek pada bayi atau anak merupakan hal yang umum dijumpai. Terkadang dapat sembuh sendiri tanpa memerlukan pengobatan. Batuk dan pilek pada dasarnya merupakan respon alami tubuh dalam upaya membersihkan jalur pernapasan, misalnya akibat terdapat lendir atau iritasi saluran pernapasan. Tetapi apabila batuk yang berlendir sudah dalam waktu yang lama dan ditakutkan akan menyebabkan terjadinya hal lain maka harus dibantu dengan pengobatan. Paracetamol berfungsi untuk menurunkan demam pada anak. Kisaran suhu tubuh normal pada anak adalah 36,5'c-37,5'c. Demam pada anak merupakan salah satu pertanda bahwa tubuhnya sedang melakukan perlawanan terhadap sesuatu yang membuat tubuhnya tidak nyaman atau kuman yang menginfeksi. Beberapa hal yang menyebabkan anak demam adalah :

    • Infeksi saluran pernapasan: bisa disebabkan oleh bakteri atau virus. Mulai dari pilek, flu, hingga radang tenggorokan. 
    • Infeksi telinga. 
    • Tonsilitis 
    • Efek samping imunisasi. 
    • Sinusitis. 
    • Demam berdarah. 
    • Malaria. 
    • Infeksi saluran kemih. 
    • Pneumonia: inflamasi pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi. 
    • Meningitis atau peradangan pada selaput pelindung otak. 
    • Septikemia atau infeksi darah. 
    • Lingkungan yang panas dan pemakaian baju yang terlalu tebal atau berlapis-lapis. 
    • Kelelahan disiang hari

    Pengobatan demam pada Anak memang perlu dilakukan, karna ditakutkan apabila suhu tubuhnya terlalu tinggi akan menyebabkan kejang atau disebut juga dengan kejang demam. Pada hari pertama sampai hari ketiga demam biasanya akan kita observasi demam pada Anak, karena yang paling banyak menyebabkan demam adalah virus. Tetapi tetap dengan pemberian obat penurun panas. Sifat penyakit yang terserang oleh virus adalah bisa sembuh sendiri dengan bantuan sistem daya tahan tubun yang. Jadi intinya ketika Anak demam ada mekanisme dalam tubuhnya untuk melawan sumber tersebut. Pola demam yang naik turun disebabkan karena apada Anak pusat pengatur suhu tubuhnya belum sempurna. Namun beberapa penyakit biasanya memiliki pola demam tertentu. muntah pada anak harus diperhatikan agar tidak terjadi dehidrasi. Tanda dehidrasi antara lain : anak lemas, tidak mau menyusui dan minum, mata cekung, dan sebagainya. Namun Anda harus memperhatikan kondisi apabila terjadi hal berikut, Anda harus segera memeriksakan kondisi anak Anda kembali kepada dokter. 

    • Demam dan batuk tidak berkurang setelah 5 hari pengobatan 
    • ada muncul ruam-ruam kemerahan pada anak setelah minum obat 
    • sesak nafas 
    • demam bertambah tinggi 
    • bayi sulit menyusu atau tidak mau menyusu 
    • bayi sulit tidur 

    Anda juga bisa melakukan tips berikut untuk mengurangi keluhan: 

    • Tetap berikan Air Susu Ibu sesuai kebutuhan bayi 
    •  Sebaiknya dirumah Anda menyediakan termometer atau alat pengukur suhu untuk mengetahu suhu tubuhnya. 
    • kompress anak dengan menggunakan kompress air hangat. Airhangat akan membantu melebarkan pembuluh darah sehingga panasnya lebih ceapat turun 
    • beri banyak minum. 
    • Mandikan bayi dengan air hangat 
    • Oles tipis balsam khusus bayi pada dada dan punggungnya 
    • Apabila menggunakan pendingin ruangan seperti ac, atur suhu agar tidak terlalu dingin, apabila menggunakan kipas angin, jaga agar arah angin tidak langsung mengenai bayi 
    • Jaga kebersihan ruangan tempat bayi agar bebas dari debu, bulu hewan, dan polusi udara lainnya seperti asap rokok, asap kendaraan 
    • Cuci secara teratur sprei, selimut, sarung bantal  

    Semoga bermanfaat 

    dr. Eni Yulvia Susilayanti