Tanya Dokter

  • Penyebab sering menangis dan tidak bisa menahan pipis

  • Selamat Sore Dok...

    Pada kesempatan kali ini saya mau sedikit cerita dan pada akhirnya bertanya.

    Pada bulan Agustus tahun lalu ibu mertua saya mengalami sakit panas, pusing, dan gula tinggi, serta rematik.  keluarga kami beranggapan sakitnya itu karena memikirkan bapaknya (kakek kami) yang mempunyai permasalahan.  Kemudian ibu kami dibawa ke rumah sakit, disana cek darah, hasilnya tidak ada penyakit, kemudian disuntik untuk menurunkan pusing dan panas (kalo gak salah).  Beberapa hari kemudian sudah sembuh semua, namun ada yang belum sembuh (menurut kami pikiran dan jiwanya).  Jadi begini, beliau fisiknya terasa lemah sampai sekarang sering - seringnya apa2 diambilkan, maaf, buang air kecil pun serasa tidak bisa menahan sampai kamar mandi, sehingga di lantai dekat tempat tidur buang air kecilnya seperti itu setiap hari, sampai saat ini juga yang ingin selalu ada hanya bapak, apa2 inginnya sama bapak, kalo ditinggal bapak pergi kadang menangis ingin dipanggilkan bapak.

    seperti itu, penyakit apa ya dok?terima kasih atas solusinya

    Halo Eni Selistyowati, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Sebelum kita dapat menyebutkan bahwa seseorang mengalami sakit dari pikiran atau jiwanya, kita perlu memastikan terlebih dahulu bahwa memang tidak terdapat kelainan organik atau fisik yang menyebabkan terjadinya gejala-gejala tersebut. Gejala seperti apa-apa minta diambilkan perlu dievaluasi terlebih dahulu: 

    1. apakah memang ibu mertua anda mengalami sakit di kakinya yang menyebabkannya sulit berjalan?
    2. apakah ibu mertua anda mengalami kelemahan tubuh secara umum sehingga sulit bangun dari tempat tidur?
    3. apakah ibu mertua anda mengalami sesak nafas bila banyak bergerak?
    4. apakah ibu anda mengalami pusing atau rasa akan jatuh bila berjalan?
    5. apakah ibu mertua anda sering mengalami lupa dimana meletakkan barang-barang?
    6. atau terdapat kesulitan lain yang menyebabkan ibu mertua anda menjadi seperti demikian?

     

    Gejala seperti tidak bisa menahan kencing juga merupakan suatu gejala penyakit fisik yang justru jarang sekali disebabkan karena penyakit karena kejiwaan atau pikiran. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gejala tidak bisa menahan kencing misalnya:

    1. infeksi saluran kencing
    2. batu saluran kencing
    3. penyakit diabetes atau gula darah tinggi
    4. penggunaan obat-obatan diuretik atau obat perangsang kencing
    5. sindrom overaktif buli, yang terjadi karena otot-otot buli (kandung kencing) berkontraksi secara tidak disadari meskipun jumlah kencing di dalamnya masih sangat sedikit
    6. infeksi pada vagina
    7. stroke dan gangguan persarafan ke saluran kencing
    8. tumor atau kanker pada saluran kencing
    9. dan lain sebagainya

     

    Gejala-gejala sering menangis mencari suaminya juga tidak selalu disebabkan karena kejiwaan dan depresi. Seringkali penyakit tertentu dapat menyebabkan gejala-gejala seperti depresi. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan gejala seperti depresi antara lain:

    1. stroke
    2. penyakit Alzheimer
    3. demensia
    4. penyakit Parkinson
    5. multipel sklerosis
    6. gangguan hormonal tertentu seperti pada penyakit Addison, Cushing, gangguan hormon tiroid (kelebihan ataupun kekurangan hormon tiroid), kelebihan hormon paratiroid
    7. kanker tertentu 
    8. penggunaan obat-obatan tertentu
    9. infeksi virus tertentu
    10. dan lain sebagainya

     

    Untuk itu, sebaiknya anda membawa ibu mertua anda ke rumah sakit untuk dilakukan evaluasi lebih lengkap mengenai kondisinya saat ini. Pemeriksaan penunjang bisa jadi sangat membantu dalam menegakkan diagnosis misalnya pemeriksaan darah, gula darah, elektrolit, panel hormon, pemeriksaan USG, CT scan, ataupun MRI.

    Pada orang berusia lanjut, penyakit tertentu seringkali tidak menampakkan gejala yang khas, sehingga seringkali seseorang datang terlambat ke rumah sakit saat kondisi sudah sangat berat. Oleh karena itu membawa ibu mertua anda ke rumah sakit adalah langkah yang terbaik.

     

    Sekian informasi dari saya, semoga cukup menjawab

     

    dr. Irna Cecilia