Tanya Dokter

  • Bisakah menghilangkan halusinasi suara dan depresi dengan olahraga?

  •  Arif Setiawan
    Anggota
    Dok saya Arif Setiawan apakah olahraga teratur atau pola hidup sehat dok,bisa meng hilangkan halusinasi suara Dan depresi dok? Mohon dibantu dok Please??

    Halo Arif,

    Terima kasih atas pertanyaannya. Olahraga teratur dan pola hidup sehat dapat membantu mengatasi kedua keluhan Anda tetapi kedua cara tersebut bukanlah penanganan yang utama. Seseorang disebut mengalami halusinasi jika orang tersebut melihat, mendengar, mencium suatu aroma, atau merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Apa yang mereka alami hanya ada di pikiran mereka. Beberapa kondisi kesehatan berikut memiliki gejala halusinasi:

    • gangguan kesehatan mental seperti skizofrenia, demensia, depresi dengan gejala psikosis
    • gangguan saraf kronis seperti Parkinson
    • banyak mengkonsumsi minuman beralkohol atau obat terlarang
    • gangguan tidur
    • demam yang terjadi pada anak-anak atau orang tua
    • kadar gula darah rendah/ hipoglikemia
    • kadar natrium rendah/hiponatremia

    Di sisi lain, depresi adalah gangguan kesehatan mental yang mempengaruhi cara berpikir, perasaan, suasana hati, dan cara orang tersebut menghadapi aktivitas sehari-hari yang dialami setidaknya selama dua minggu. Penderita depresi akan mengalami sedih berkepanjangan, putus harapan, tidak termotivasi untuk melakukan kegiatan sehari-hari, merasa hilang ketertarikan terhadap hal yang dulunya dianggap menarik, menyalahkan diri sendiri. mudah cemas, tidak percaya diri, menjadi sensitif atau mudah marah, bahkan berpikir atau mencoba bunuh diri. Selain gejala tersebut, lebih jauh lagi, penderitanya akan mengalami kesulitan tidur, selalu merasa lelah, merasakan sakit pada tubuh, sakit kepala, berat badan berbah, dan lainnya. Akibat kondisi ini, kegiatan sehari-hari orang tersebut termasuk sekolah dan pekerjaan menjadi terganggu.

    Depresi terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor yaitu faktor genetik, biologis,lingkungan, dan psikologis. Beberapa hal berikut dapat memicu terjadinya depresi :

    • kejadian tragis atau signifikan seperti kehilangan seseorang atau pekerjaan
    • kehamilan dan/atau melahirkan
    • masalah sosial dan ekonomi
    • trauma masa kecil
    • ketergantungan terhadap narkoba dan/atau alkohol

    Silakan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan/ psikiater terlebih dahulu. Dokter perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesehatan mental Anda. Dokter biasanya akan menyarankan terapi psikis yang mendukung yang dikombinasikan dengan obat.

    Semoga informasi ini berguna.

    Dr. Aloisia