Tanya Dokter

  • gatal di ketiak hingga muncul bintik-bintik merah dan bernanah

  •  Vinatasha
    Anggota
    Pagi dok ... Usia saya 24th,sedang hamil 5bln sudah seminggu saya mengalami dermatitis pada ketiak awalnya saya kira gatal biasa , semakin saya garuk semakin meradang dan keluar bintik2 merah kecil seperti ada nanah diujungnya dan pecah kalau sudah terkena air perih , obat apa yg cocok untuk mengobati dermatitis ini .

    Halo Mba Vinatasha,

    Terima kasih atas pertanyaannya,

    Pada masa kehamilan tentuny banyak sekali perubahan yang terjadi pada tubuh. Mulai dari kenaikan berat badan, keluhan-keluhan mual, muntah serta tidak lepas juga dari adanya masalah pada kulit. Semua itu diipengaruhi sebagain besar karena adanya penagruh hormonal yang berubah secara drastis. Ada beberapa kondisi gangguan kesehatan kulit yang bisa terjadi pada saat kehamilan. Adapaun beberapa jenisnya berikut:

    1.    Herpes gestasional.  Kondisi ini ditandai dengan timbulnya ruam kulit seperti cacar air yang disertai dengan rasa gatl dan perih.  Pada umumnya akan berkurang dan menghilang setelah melahirkan.

    2.   Urtikaria. Adanya kondisi biduran yang dapat muncul setiap saat, adanya pengaruh hormonal yang memicu kondisi ini. Urtikari pada saat kehmialn tidak berbeda dengan urtikaria pada umumnya dan bersifat hilang timbul.

    3.   Kloasma gravidarum. Adanya kondisi seperti melasma yang dapat muncul di bagian tubuh termasuk wajah. Kondisi ini dapat berkurang atau menghilang 6 bulan setelah melahirkan.

    4.   Polymorphus Eruption. Kondisi ini ditandai dengan munculnya ruam dan rasa gatal yang cukup berat. Pada beberapa kasus dibutuhkan penanganan dokter kulit untuk memastikan keamanan pengobatan bagi ibu hamil.  Ruam yang muncul terutama pada perut dan dapat menyebar ke paha dan bokong. Terdapat studi yang menyebutkan bahawa kondisi ini sering dijumpai pada ibu dengan kehamilan pertama, kehamilan kembar atau ada riwayat kelaurag yang pernah mengalaminya sebelumnya.

    5.    Jerawat. Adanya perubaha hormonal juga memicu timbulnya jerawat pada wajah, punggung ataupun dada. Kondisi ini terutama pada 3 bulan pertama kehamilan. Namun tidak menutup kemungkinan dialami selama 9 bulan kehamilan.

    6.   Iritasi pada lipatan kulit. Kondisi ini disebabkan adanya sensitifitas kulit yang bertambah selama kehamilan. Terutam timbul pada liptan tubuh seperti ketiak dan paha. Hal ini diperparah apabila seblum kehamilan Anda memiliki riwayat alergi (atopi), dan dengan kehamilan kondisinya memburuk. Kondisi ini terjadi karena adanya kondisi peradangan kulit atau dikenal dengan dermatitis.

     Kondisi yang Anda rasakan saat ini merupakan iritasi kuli namun kemungkinan besar sudah adanya infeksi sekunder. Untuk mengurangi rasa gatal yang Anda rasakan saat ini dapat mencoba melakukan beberpa hal berikut:

    1.    Menghindari beberapa bahan makanan yang dapat memicu alergi, misalnya seafood, terutama yang tidak segar.

    2.   Menjaga nutrisi makanan yang cukup dan seimbang dengan porsi buah dan sayur yang ditambah

    3.   Menjaga hidrasi tubuh dengan minum minimal 8 gelas sehari. Bisa lebih dari 8 gelas akan lebih baik

    4.   Menggunakan baju dengan bahan katun, dan hindari penggunaan baju yang terlalu ketat

    5.    Perhatikan penggunaan sabun mandi Anda dengan PH yang seimbang. Hindari penggunaan sabun mandi dengan antiseptik kuat.

    6.   Hindari menggaruk karena dapat memperparah kondisi gatal dan beresiko terjadinya infeksi sekunder.

    7.   Hindari penggunaan pelembut dan pewangi pakaian sata mencucui ataupun menyeterika. Bahan-bahan ini bersifat iritatif

    8.   Mandi 2 kali sehari dan mengganti pakaian saat berkerigat

    9.   Menggunakan losion pelmebab kulit yang tidak mengandung pewangi dan pemutih.

    Untuk penanganan obat-obatan baik minum ataupun lotion sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit. Sehingga pengobatan sesuai dengan kondisi ibu dimana aman untuk ibu dan janin.

     

    Sekian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam, dr. Tiwi