Tanya Dokter

  • Dada sesak dan muntah setelah sarapan

  • Halo Dok.. selamat siang..

    gini dok, saya merasakan di tenggorokan saya seperti ada yang mengganjal kadang terasa kering kadang terasa seperti ada lendirnya. apa karena asam lambung saya yg tinggi?? perut saya sering kali terasa mual, n saat ini hampir tiap pagi hari setelah saya makan, selalu aja muntah. saya juga terkadang batuk tapi sesekali aja. mohon bantuannya dok karena terkadang saya jadi susah tidur karena dada saya juga terasa sesak. terima kasih dok

    Halo, Batuk adalah refleks dari saluran napas untuk mengeluarkan lendir atau benda asing dalam saluran napas. Batuk dapat terjadi pada kondisi berikut:

    • Peradangan saluran napas, misalnya pada radang tenggorokan
    • Infeksi saluran napas, misalnya pneumonia dan tuberkulosis
    • Penyakit sumbatan pada saluran napas, misalnya asma dan penyakit paru obstruksi kronis
    • Pada kondisi dimana asam lambung meningkat dan menyebabkan iritasi pada kerongkongan, juga dapat timbul batuk
    Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan kondisi dimana jumlah cairan asam lambung berlebihan, sehingga dapat mencapai bagian bawah kerongkongan dan menimbulkan iritasi. Gejala penyakit asam lambung antara lain sebagai berikut:
    • Rasa panas pada ulu hati atau perut bagian atas
    • Mual
    • Perasaan mengganjal atau sulit menelan makanan
    • Perasaan makanan akan kembali ke atas setelah tertelan
    • Perut terasa penuh
    • Dapat timbul rasa panas atau nyeri pada dada
    Dari keluhan yang Anda rasakan, kemungkinan mengarah pada penyakit asam lambung. Namun untuk mengetahui secara pasti penyebabnya, perlu dilakukan pemeriksaan fisik, untuk menyingkirkan penyebab lainnya, yang kemungkinan dapat menyertai keluhan Anda tersebut. Pengobatan penyakit asam lambung Pada penyakit asam lambung, dokter biasanya akan memberikan obat pelindung suasana asam pada lambung, seperti antasida (misalnya magnesium hidroksida dan aluminium hidroksida), obat penghambat produksi asam lambung, antihistamin H2 (misalnya ranitidin), dan penghambat pompa proton (misalnya omeprazole). Untuk mengurangi keluhan Anda, berikut langkah sederhana yang dapat dilakukan:
    • Menghindari makanan bersifat asam dan pedas
    • Menghindari konsumsi kopi dan alkohol
    • Mengatur pola makan, agar teratur, dan sedikit tapi sering
    • Menghindari posisi berbaring segera setelah makan
    • Mengelola stress
    • Mengkonsumsi antasida
    Apabila setelah menjalankan langkah tersebut, keluhan tidak berkurang atau semakin memberat, ada baiknya Anda kembali mengunjungi dokter. Dokter akan menentukan penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi Anda. Semoga membantu, dr. Agatha

    Meria Nurdaeni  Meria Nurdaeni
    Anggota

    pagi Dok. makasih atas informasinya, gmna dok kalau solusinya untuk bulan puasa ini karena, stiap hbs sahur saya langsung muntah apa yg dmkn kluar smua. sebaiknya saya periksa ke dokter spesialis apa? terima kasih dok ats solusinya

    Meria Nurdaeni  Meria Nurdaeni
    Anggota

    oya dok sebelumnya saya tuh sering sakit kepala sebelah. da bbrpa hri ini saya minumkah rebusan daun sirsak dok, skt kplanya brkurang.

    Halo, Ada baiknya untuk bangun lebih awal 1-2 jam sebelum sahur untuk meminum antasida, agar ketika waktu sahur tiba, kondisi keasaman dalam lambung sudah sedikit berkurang. Hal ini kemungkinan dapat mengurangi pemicu mual dan muntah saat setelah selesai sahur. Jika nyeri perut dirasakan memberat saat siang hari dan tidak tertahankan sebelum waktu buka tiba, mungkin ada baiknya untuk meninggalkan puasa, dan menggantinya disaat kondisi sudah lebih baik. Untuk keluhan seperti yang Anda rasakan, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter ahli penyakit dalam. Jika diperlukan, dokter mungkin akan menambahkan pemeriksaan tambahan, misalnya pemeriksaan endoskopi. Sakit kepala sebelah kemungkinan disebabkan oleh migrain. Migrain dapat diatasi dengan pemberian obat untuk mengatasi pelebaran pembuluh darah seperti cafein dan ergotamin. Jika keluhan masih tetap terjadi, tidak menunjukkan perbaikan, atau malah memberat, sebaiknya hubungi dokter. Semoga membantu, dr. Agatha

    Meria Nurdaeni  Meria Nurdaeni
    Anggota

    terima kasih buk dokter atas jawabannya