Tanya Dokter

  • Benjolan di leher, terasa keras dan tidak sakit

  •  wahyuni_jung
    Anggota
    Dok saya punya benjolan di leher depan, itu terasa keras dan agak lumayan besar. Kalau saya menelan itu benjolannya jg ikut dok. Keluhan nya biasa aja dok seperti org biasanya. Benjolannya tdk terasa sakit, tdk demam, tdk sering berkeringat, paling klo berkeringat saat panas dok kaya biasa, yg beda itu haid saya dong setiap bulan itu telat 3 hari, dan di telinga saya tepat yg lubang buat anting itu kadang ada benjolan kecil dan bengkak dan itu kempes lagi dok setelah 1 atau 2 hari. Ini diagnosa menurut dokter apa? Dan makanan apa saja yg tdk boleh sy konsumsi?

    Selamat Siang Wahyuni,

    Terima kasih atas pertanyaannya.

    Keluhan berupa terdapatnya benjolan pada leher, konsistensi keras, tidak terasa sakit, tidak disertai demam atau keringat berlebihan, mungkin terdapat gangguan haid (hal ini perlu dipastikan dengan menghitung siklus haid Kamu 3 bulan terakhir), tentunya perlu diwaspadai. Meskipun umumnya benjolan pada leher tidak berbahaya, namun apabila terdapat salah satu tanda berikut, sebaiknya Kamu segera memeriksakannya ke Dokter:

    • Tidak kunjung mengempes atau tidak kunjung hilang dalam waktu sebulan
    • Semakin membesar
    • Konsistensi keras dan atau tidak bergerak ketika disentuh
    • Diiringi oleh demam, sesak napas, nyeri dan sulit menelan, penurunan berat badan, peningkatan denyut jantung, suara serak, adanya darah pada air liur, atau perubahan kulit

    Dokter akan melakukan anamnesis (tanya jawab Dokter-Pasien), beberapa pertanyaan penting misalnya sudah berapa lama benjolan tersebut ada, apakah terdapat keluhan penurunan berat badan, keluhan batuk lama, apakah ada keluhan atau masalah di gigi, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang berkaitan dengan jawaban pasien. Dari pemeriksaan fisik Dokter akan mendapatkan ukuran benjolan tersebut, mengetahui konsistensinya serta menilai sifat-sifat lain dari benjolan. Bila perlu Dokter akan menyarankan pemeriksaan darah atau bahkan rontgen dan biopsi.

    Beberapa kemungkinan yang terjadi: pembengkakan kelenjar tiroid, pembengkakan kelenjar getah bening (bisa akibat infeksi tuberkulosis, infeksi gigi, dll), kanker.

    Mengenai makanan yang tidak boleh dikonsumsi, hal ini sangat tergantung pada diagnosis Dokter yang telah memeriksa Kamu. Sebaiknya tingkatkan asupan makanan yang mengandung antioksidan seperti sayur dan buah, hindari konsumsi alkohol, hindari mengonsumsi makanan yang mengandung pengawet ataupun pewarna buatan.

    Sekian semoga bermanfaat,

    dr. Annes