Tanya Dokter

  • penyebab diare akut

  •  Casey
    Anggota
    Hallo dok. Saya mau bertanya tentang Diare yang saya alami selama kurang lebih 8 hari ini. Awalnya saya mengira bahwa saya diare karena makan makanan yang pedas, tetapi setelah minum obat Diatabs belum sembuh juga. Kemudian, saya berpikir mungkin karena air minum yang saya minum kurang bersih, jadi saya mengganti air minum dengan jenis lain. Tetapi masih belum sembuh juga. Diare yang saya alami sangat cair. Apakah Feses yang ada butiran-butiran hitam diakibatkan obat yang saya minum? Apakah ada penyakit lain yang menyebabkan diare? Untuk mengobatinya bagaimana ya? Terima kasih.

    Hai Casey,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Diare diartikan sebagai peningkatan frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali dalam sehari yang disertai konsistensi tinja yang cair, bisa juga disertai lendir atau darah. Diare bisa terjadi secara akut (kurang dari 2 minggu) ataupun kronis.

    Beberapa kemungkinan penyebab diare akut adalah:

    • Infeksi, misalnya karena virus, bakteri, parasit, contohnya:
      • E. coli
      • Shigella
      • Salmonella
      • Rotavirus
      • Giardiasis
      • Cholerae
    • Malabsorpsi, seperti jika Anda terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan
    • Intoleransi, seperti karena konsumsi susu atau buah tertentu secara berlebihan
    • Tekanan psikologis, seperti saat Anda merasa cemas, panik
    • Efek samping obat
    • Apendisitis (radang usus buntu)
    • Kolitis ulseratif
    • Sindroma iritasi usus
    • Divertikulitis, dan lain sebagainya

    Butir-butir kehitaman pada feses saat BAB kemungkinan merupakan ampas sisa sari makanan yang tidak tercerna dengan baik.

    Diare yang terjadi berkepanjangan, terlebih dengan intensitas yang cukup hebat berpotensi menyebabkan dehidrasi dan gangguan keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Jika sudah mencapai tahap ini, maka penanganan akan lebih sulit dilakukan, biasanya memerlukan rawat inap. Maka dari itu, sebaiknya jangan tunda untuk memeriksakan diri langsung ke dokter ya.. Kemungkinan dokter akan menganjurkan Anda menjalani tes darah, kultur feses, atau juga USG untuk menentukan penanganan yang terbaik.

    Sementara itu, perbanyaklah minum untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Jika memungkinkan, buatlah larutan gula-garam (oralit). Selain itu, lakukan juga langkah berikut:

    • Istirahat yang cukup
    • Kurangi dulu makan pedas, asam, berlemak
    • Pastikan makanan yang Anda konsumsi diolah dengan higienis
    • Jangan stres atau cemas berlebihan
    • Rajin mencuci tangan
    • Jaga juga sanitasi lingkungan tempat tinggal Anda

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah