Tanya Dokter

  • Diare terus-menerus selama hampir 2 bulan

  • Pagi Dokter..

    anak saya berumur 8 bulan. Sudah 2 bulan ini mengalami diare terus menerus. Akibatnya anak saya semakin kurus.

    Saya kira hal ini terjadi karena ASI. Sejak anak saya berumur 6 bulan, saya mulai bekerja, dr jam 9 pagi - 9 malam. Jd ketika saya pulang kerja untuk pertama kalinya saya masih memberikan ASI pada bayi saya. Namun, keesokan harinya bayi saya diare. Saya pikir itu karna ASIny asudah basi. Jd, mulai pada hr itu saya tdk memberikan ASI lg.

    Masalahnya adalah sampai skrg bayi saya masih diare. Sudah saya obati dan sudah saya bawa ke bidan.

    Namun nafsu makan bayi saya masih tinggi, semangatnya juga tinggi. keaktifannya malah tidak berkurang.

    tolong saya dok, saya takut terjadi apa-apa kepada bayi saya kedepannya.

    Renata Batubara  Renata Batubara
    Anggota

    Renata Batubara August 28, 2015 at 8:24 am Pagi Dokter.. anak saya berumur 8 bulan. Sudah 2 bulan ini mengalami diare terus menerus. Akibatnya anak saya semakin kurus. Saya kira hal ini terjadi karena ASI. Sejak anak saya berumur 6 bulan, saya mulai bekerja, dr jam 9 pagi – 9 malam. Jd ketika saya pulang kerja untuk pertama kalinya saya masih memberikan ASI pada bayi saya. Namun, keesokan harinya bayi saya diare. Saya pikir itu karna ASIny asudah basi. Jd, mulai pada hr itu saya tdk memberikan ASI lg. Masalahnya adalah sampai skrg bayi saya masih diare. Sudah saya obati dan sudah saya bawa ke bidan. Namun nafsu makan bayi saya masih tinggi, semangatnya juga tinggi. keaktifannya malah tidak berkurang. tolong saya dok, saya takut terjadi apa-apa kepada bayi saya kedepannya.
    menambahi juga Dok.. bayi saya belakangan ini juga mengalami muntah-muntah. perutnya kembung, dari kepala sampai ke perut terasa panas. tapi kaki dan jari tangannya dingin. Tolong saya ya Dok.. Trims..

    Hai Diare adalah kondisi dimana BAB air dengan frekuensi lebih dari 3 kali sehari. Penyebab diare dibagi menjadi 2 yaitu infeksi dan bukan infeksi. Penyebab dari infeksi biasanya adalah bakteri, virus, parasit, atau jamur sedangkan bukan infeksi antara lain:

    • Alergi susu atau makanan lain
    • Perubahan jenis makanan pada bayi
    • Perubahan jadwal ASI
    • Mengkonsumsi antibiotik
    • Dan lainnya.
    Penanganan utama pada diare adalah mencegahnya jangan sampai kekurangan cairan (dehidrasi) dengan cara pemberian oralit setiap setelah mencret.Dimana dehidrasi adalah hal yang paling berbahaya bila terjadi diare. Tanda-tanda bayi sudah dehidrasi, antara lain:
    • Terlihat kehausan
    • Lemas
    • Buang air kecil sedikit atau pekat
    • Air mata dan bibir kering
    • Mata cekung
    • Kekenyalan kulit berkurang.
    Untuk mencegah mencret berulang, dapat diberikan pengobatan zinc sesuai dosis untuk membantu perbaikan dinding usus. Dan perlu dicari tahu apa penyebab dari diare tersebut yang telah disebutkan diatas, misal: bila disebabkan oleh infeksi bakteri maka diperlukan pengobatan antibiotik sesuai anjuran dokter, bila disebabkan alergi susu, maka susu tersebut perlu dihentikan. Bila perlu dilakukan pemeriksaan penunjang berupa analisa dan kultur feses/tinja untuk mengetahui penyebab dari diare. Informasi mengenai topik diatas dapat Anda baca pada artikel berikut ini: Menangani diare pada bayi. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william