Tanya Dokter

  • Tanda kesembuhan dari penyakit difteri

  • Apa tanda tanda orang sembuh dari penyakit difteri? Terimakasih

    Halo,

    Difteri adalah infeksi bakteri yang menyerang selaput saluran nafas bagian atas (hidung, tenggorokan) serta kulit dan dapat menyebabkan komplikasi yang fatal.

    Difteri ditularkan melalui udara ketika orang yang sakit batuk/bersin,dapat juga melalui barang yang sudah terkontaminasi air liur/bisul penderita difteri.Rentang waktu seseorang menjadi sakit setelah tertular bakteri difteri antara 2 sampai 5 hari.

    Pemerintah Indonesia sudah menyediakan imunisasi wajib pencegahan penyakit Difteri.

    Bakteri difteri yang menginfeksi akan merusak sel-sel sehat di jaringan selaput hidung, tenggorokan dan kulit. Sel-sel yang rusak akan membentuk selaput berwarna keabu-abuan di rongga saluran nafas bagian atas, yang dapat membuat seseorang yang sakit kesulitan bernafas. Di kulit, kerusakan sel sehat menjadi bisul yang dapat bertahan sampai beberapa bulan. Kuman difteri juga dapat menghasilkan toksin yang dapat merusak jantung, ginjal dan sel saraf.

    Penyakit difteri adalah penyakit yang mengancam nyawa, karena gejalanya yang berat dan terkadang ada orang yang terinfeksi difteri tidak sakit namun dapat menularkan bakteri difteri kepada orang di sekitarnya.

    Maka mengapa imunisasi untuk mencegah penularan Difteri sangatlah penting.

    Gejala penyakit Difteri adalah terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel, demam disertai menggigil, sakit tenggorokan, suara serak, sulit bernafas sehingga laju nafas meningkat, pembesaran kelenjar getah bening leher, sangat lemas, hidung mengeluarkan lendir encer yang berubah menjadi kental dan dapat berdarah.

    Penegakan diagnosis Difteri dilakukan dengan pemeriksaan medis menyeluruh dan cermat oleh Dokter, dilengkapi pemeriksaan penunjang pengambilan lendir hidung, tenggorokan dan bisul di kulit.

    Pengobatan Difteri biasanya harus dilakukan di Rumah Sakit dengan melakukan rawat inap dalam ruangan khusus isolasi (karena sangat menular). Dokter akan memberikan antibiotik untuk menghentikan infeksi dan membunuh kuman, kemudian anti toksin. Bagi orang-orang yang tinggal dan kontak erat dengan pasien menderita Difteri, biasanya juga akan dilakukan penanganan khusus dan kadang pemberian vaksinasi ulang untuk memastikan tidak tertular.

    Setelah pemberian antibiotik selama 2 hari, bila kondisi Difteri tidak terlalu berat biasanya pasien akan memperlihatkan perbaikan gejala sakit. Namun pemberian antibiotik akan diteruskan selama 2 minggu dan pemberian anti toksin tetap diberikan.

    Tanda-tanda kesembuhan penyakit Difteri adalah perbaikan tanda-tanda vital (suhu tubuh, laju nafas, nadi, tekanan darah) dan berkurangnya gejala yang muncul di awal sakit.

    Untuk menilai kondisi penyakit ringan/sedang/berat dan keadaan penyembuhan pasien, diperlukan konsultasi langsung dengan Dokter. Silahkan lakukan diskusi dengan Dokter yang merawat pasien langsung, karena detail kondisi pasien hanya didapatkan dari pemeriksaan medis.

    Baca mengenai Difteri dalam artikel Alodokter berikut ini.

    Demikian info yang dapat Kami bagikan, semoga membantu Anda.

    Salam sehat, Dr Caecilia Haryu Aryapti.