Tanya Dokter

  • Obat yang ampuh untuk mengatasi turun berok atau hernia

  •  Deni Sang Jrs
    Anggota

    Saya di fonis kena turun berok tp setelah d pijat tradisional masih terasa sakit buat jalan trus air urine saya ko kuning padahal saya udah gak minum obat ?

    Deni Sang Jrs  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat siang, Warna urin normal adalah transparan, tidak berwarna atau warna kuning pucat. JIka terjadi perubahan pada warna urin dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, dehidrasi (kurang asupan cairan), faktor makanan(makanan tinggi vit B, atau mengandung karoten tinggi) konsumsi obat (vitamin B kompleks, kina, rifampisin, warfarin, dll), atau terdapat penyakit yang mendasari.

    • jika warna urin anda termasuk tidak normal atau berwarna kuning gelap atau orange maka sebaiknya anda perhatikan terlebih dahulu faktor kurangnya asupan cairan dan makanan atau obat, jika sudah menghindari faktor tersebut dan warna urin masih tidak normal dalam jangka waktu lama anda dapat segera memeriksakan kondisi anda pada dokter agar dapat diperiksa lebih lanjut.
    • Jika warna urin merah muda atau merah atau hitam, perlu dicurigai adanya darah dalam urin, dapat terjadi pada penyakit ginjal, batu ginjal, infeksi saluran kemih, tumor atau kanker saluran kemih.
    • Jiak urin berwarna coklat perlu dicurigai masalah pada liver, empedu,atau pada kondisi penyakit tertentu seperti anemia hemolitik, malaria, leptospirosis, dll.
    Turun berok adalah istilah awam untuk penyakit Hernia. Hernia adalah keadaan dimana organ atau jaringan lain mencuat dari posisi seharusnya ke tempat lain akibat melemahnya dinding atau otot penyangga atau pemisah. Organ atau jaringan yang biasa mencuat tersebut adalah usus dan omentum pada hernia abdominalis. Terdapat ebberapa tipe hernia berdasarkan lokasi benjolan muncul. Jenis yang paling sering terjadi adalah hernia inguinalis, yaitu masuk atau menyempilnya bagian dari usus atau jaringan omentum kedalam rongga selangkangan atau skrotum (buah zakar) pada pria. Pada saat masa pertumbuhan bayi laki-laki, tedapat jalur penghubung antara rongga scrotum dengan rongga perut, sat terjadi proses penurunan testis, namun normalnya penghubung tersebut akan menutup dengan rapat, sedangkan pada orang dengan hernia pintu penghubung tersebut mengalami kelemahan, sehingga menyebabkan organ usus atau  jaringan dapat masuk kedalamnya. Gejala yang ditimbulkan pada hernia inguinalis (scrotalis) biasanya tidak bergitu mengganggu, yaitu scrotum terasa membesar dan terasa pebuh terisi, dan terjadi di satu sisi saja. Benjolan atau pembesaran scrotum mula nya terjadi hilang timbul, biasa timbul setelah aktivitas atau angkat berat, berdiri lama, batuk atau mengejan, dan dapat kembali hilang atau normal jika pasien tidur dan mengangkat kaki ke atas. un jika bagian yang sudah masuk terlalu banyak kadang menyebabkan benjolan tidak kembali naik, dan menetap. Usus yang terlalu lama berada di dalam rongga sempit tersebut, dapat mengalami penjepitan, jika usus terjepit dalam waktu lama dapat menyebakan kematian jaringan usus terjepit tersebut akibat usus tidak memperoleh aliran darah yang cukup. Pada kondisi tersebut dapat muncul gejala yang sangat mengganggu dan membahayakan untuk pasien, dan diperlukan tindakan operasi segera. Gejala berupa nyeri hebat pada bagian hernia, mual, muntah, demam, dan tidak dapat BAB. Kondisi tersebut disebut hernia inguinalis strangulata atau inkarserata. Faktor resiko seseorang menderita hernia inguinalis adalah :
    • jenis kelamin pria, karena lebih sering terjadi pada pria
    • usia, seiring bertambahnya usia, maka reisiko terjadinya meningkat
    • Aktifitas. pada orang dengan aktifitas berat yang sering menyebabkan tekanan rongga perut meningkat, seperti pada kondisi angkat barang berat, batuk-batuk lama, memiliki masalah konstipasi (susahBAB),dll maka resiko terjadi hernia semakin besar.
    • obesitas
    Penangan hernia adalah dengan operasi, untuk menutup celah penghubung agar usus atau pun jaringan usus tidak dapat masuk ke rongga kanalis scrotum lagi. Tidak ada obat yang bisa menangani hernia. Beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi munculnya benjolan pada hernia adalah menghindari aktifitas berat, mengangkat barang berat, berdiri terlalu lama, menangani masalah batuk atau konstipasi jika memiliki nya. Dengan demikian frekuensi turun berok dapat lebih berkurang. Operasi sebaiknya segera dilakukan, sebelum nantinya terjadi kondisi darurat, dimana usus terjepit . Anda dapa tmembaca lebih jelas pada artikel Hernia dan dapat melakukan diskusi dengananggota komunitas lain yangmengalami hal serupa. Semoga dapat bermanfaat.  Diskusi Hernia 1, Diskusi Hernia 2,