Tanya Dokter

  • Cara mengatasi ISPA

  •  Jimi As
    Anggota

    Awalnya saya hanya batuk dan flu biasa

    setelah 3 hari Batuk saya semakin parah bahkan muntah"

    saya muntah karena dahak saya asin itu lah pemicu membuat saya muntah

    dan Saya cek ke dokter jhonsons Pematang siantar

    saya dikasih 4 jenis obat 3 3xsehari  1 2xsehari

    setelah saya memakan obat tersebut kepala saya pusing

    seperti orang ketinggian, 2x saja saya makan obat tersebut

    karena menurut saya semakin parah

    sebelum saya makan obat tersebut

    flu Ingus saya sebelumnya encer

    Setelah saya memakan obat tersebut

    Flu/ ingus saya jadi kental dan saya susah bernafas dikarnakan hidung tersumbat

    orang" mengatakan saya kena ispa

    karena dampak asap di sumatera utara kemarin lumayan pekat

    saya minta tolong gimana cara ngatasin ini :'(

    tolong dokk

    Jimi As  Jimi As
    Anggota

    Jimi As October 9, 2015 at 7:33 am Awalnya saya hanya batuk dan flu biasa setelah 3 hari Batuk saya semakin parah bahkan muntah” saya muntah karena dahak saya asin itu lah pemicu membuat saya muntah dan Saya cek ke dokter jhonsons Pematang siantar saya dikasih 4 jenis obat 3 3xsehari 1 2xsehari setelah saya memakan obat tersebut kepala saya pusing seperti orang ketinggian, 2x saja saya makan obat tersebut karena menurut saya semakin parah sebelum saya makan obat tersebut flu Ingus saya sebelumnya encer Setelah saya memakan obat tersebut Flu/ ingus saya jadi kental dan saya susah bernafas dikarnakan hidung tersumbat orang” mengatakan saya kena ispa karena dampak asap di sumatera utara kemarin lumayan pekat saya minta tolong gimana cara ngatasin ini :'( tolong dokk
     

    Hai, Salah satu dampak paparan asap yang berlebihan adalah timbulnya ISPA (infeksi saluran pernafasan akut). Gejalanya meliputi:

    • batuk-batuk
    • pilek dan hidung tersumbat
    • kelemahan tubuh
    • sesak nafas
    • dapat disertai demam
    Penanganan ISPA meliputi pemberian obat-obatan untuk meredakan gejala (pengencer dahak, pereda batuk, dekongestan, dan sebagainya). Jika disertai dengan infeksi bakteri maka diperlukan pengobatan dengan antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Jika Anda mengalami keluhan setelah mengonsumsi obat, sebaiknya Anda kembali berkonsultasi dengan dokter yang merawat Anda. Dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menilai kondisi hidung, tenggorokan dan paru-paru Anda. Pemeriksaan penunjang seperti X-Ray dan sebagainya akan dilakukan apabila diperlukan untuk menelusuri penyebabnya lebih lanjut. Selanjutnya dokter akan menentukan penanganan yang tepat bagi Anda sesuai kondisi yang mendasarinya. Berikut anjuran yang dapat dilakukan:
    • Tidur dan istirahat yang cukup
    • Makan secara teratur dengan gizi seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh
    • Hindari jenis makanan yang terlalu pedas, berlemak, atau makanan yang digoreng
    • Minum air putih 8-10 gelas sehari untuk melembabkan tenggorokan dan mengencerkan lendir
    • Hindari konsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas/dingin
    • Berkumur dengan air hangat yang diberi sedikit garam dapat membantu mengencerkan dahak dan melegakan hidung tersumbat
    • Mandi dengan air hangat
    • Hindari merokok
    • Konsumsi multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh
    • Dalam kondisi lingkungan yang terpapar asap sebaiknya menunda berpergian keluar rumah
    • Jika Anda harus melakukan aktivitas di luar rumah, kenakan masker hidung yang dibuat khusus untuk melindungi pernafasan yaitu masker N95
    Baca laman artikel berikut ini: ISPA Masker pernafasan Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman