Tanya Dokter

  • penyebab dan mengatasi penyakit anemia hemolitik

  •  riani dian
    Anggota

     

    Pagi dok,

    anak saya sewaktu lahir terkena kuning, lalu setelah agak besar anak saya kadang2 kulit dan mata nya terlihat kuning.

    sudah cek darah, liver bagus, tidak ada sumbatan di liver dan sudah berbagai macam test darah.

    dugaan sementara dokter adalah anemia hemolitik, bisa tolong jelaskan secara simple apa penyakit ini, apa penyebab nya dan bagaimana mengatasi nya.

    anak saya berumur 5 tahun 7 bulan selain kulitnya terlihat kuning dia terlihat aktif dan seperti anak-anak biasa tanpa keluhan lain. memang kadang mual tp itu kalau dia sedang gugup. golongan darah Saya AB, ayah nya A dan anak saya A.

    mohon bantuannya dok.. terima kasih

     

     

    Hai Riani Dian. Anemia hemolitik merupakan suatu kondisi dimana adanya gangguan hidup sel darah merah sehingga usianya lebih pendek dari seharusnya yakni 120 hari. Penyebabnya ada 2 yakni ekstrinsik dimana secara umum akibat masalah autoimun dan intrinsik dimana akibat gangguan sel darah merah itu sendiri seperti anemia sel sabit dan thalasemia. Kondisi autoimun dimana sel daya tahan tubuh menyerang sel tubuh sendiri akibat pengenalan yang salah. Dalam kasus anemia hemolitik ini, sel daya tahan tubuh anak anda menyerang sel darah miliknya sendiri sehingga terjadi pecahnya sel darah sehingga banyak sel darah yang tidak berfungsi dengan baik dan mengganggu hantaran oksigen ke jaringan. Selain itu, akibat pemecahan sel darah berlebihan sebelum waktunya ini, menyebabkan zat warna darah pada tubuh berlebihan dan hati membutuhkan waktu untuk memproses sisa pecahnya pembuluh darah ini sehingga zat warna yang berlebihan tersebut (bilirubin) akan terhambat dan nampak pada kulit berupa kuning pada kulit.  Konsultasikan dengan dokter anda mengenai kondisi yang dialami anak anda. Pemeriksaan darah, urin, sumsum tulang merupakan pilihan yang dapat membantu tergantung kondisi anak anda dan pertimbangan dokter. Pengobatan sendiri dapat berupa transfusi darah, imunoglobulin intravena, kortikosteroid. Berikut mengenai anemia hemolitik. Semoga bermanfaat dan terima kasih. Salam, dr Alyssa