Tanya Dokter

  • Penanganan untuk edema paru

  •  viechilly
    Anggota
    Halo dok, ayah sy usia 55 th..bbrpa tahun belkangan ini divonis cardiomegali oleh dokter nya..kmrn ini stelah ayah sesak dan batuk2 tk kunjung sembuh akhirnya rontgen dgn hasil bhwa ayah terkena edema paru dn tachycardia.. stelah dirawat di rumah sakit dn terapi obat diagnosa sekunder dokter mnyebutkn jika ayah terkena pneumonia.. Dok, apakh pneumonia dan edema paru itu sama? Dn apakh mksd dr diagnosa primer dan sekunder? Lalu apakh pneumonia itu menular, bisa kah disembuhkan?? Terima ksih dokter

    Halo Viechilly,terimakasih telah bertanya di alodokter.
    Mengenai keluhan ayah anda yang berupa sesak napas,takikardi (peningkatan denyut jantung),serta batuk,memang sangat berkaitan erat dengan edema paru/ kondisi ketika terjadi penumpukan cairan di dalam paru,hal ini disebabkan ketidak mampuan untuk memompa darah dari paru,sehingga terjadi penumpukan cairan di paru. Beberapa penyebabnya dapat disebabkan penyakit peradangan paru,penyakit jantung,tekanan darah tinggi,riwayat merokok,dll. Gejala pada edema paru yang paling khas yaitu batuk disertai sesak napas dan mengi,hal ini merupakan kegawat daruratan medis,hendaknya anda berhati-hati dan waspada untuk menuju ke UGD atas serangan pada edema paru. sedangkan pneumonia biasanya disebabkan oleh infeksi yang menimbulkan peradangan pada lobus/kantong di paru. Penyakit ini biasanya terjadi pada anak-anak di bawah 2 tahun,lansia dengan imunitas rendah,pemakaian obat-obatan (kortikoteroid),ataupun perokok aktif.
    gejala yang ditimbulkan dapat berupa:
    1. Batuk disertai dahak atau tidak disertai dahak
    2. Mual dan muntah
    3. demam
    4. sesak napas
    5. lemas dan penurunan nafsu makan serta berat badan
    untuk dilakukan penegakkan diagnosis pada pneumonia dan edema paru,biasanya akan dilakukan pemeriksaan fisik pada dada dan pemeriksaan xray dada,serta pemeriksaan spirometri dan dahak. Mengenai pertanyaan anda selanjutnya yaitu diagnosis primer dan sekunder,diagnosis primer adalahdiagnosis utama yang menyebabkan keluhan saat ini,diagnosis sekunder adalah diagnosis kedua yang dapat memperparah diagnosis primer. Sangat diharapkan anda selalu berkomunikasi dengan dokter terkait mengenai keparahan dan penanganannya,karena penanganan pada kedua penyakit ini tergantung dari penyakit awal. Semoga bermanfaat,salam dr. celleen