Tanya Dokter

  • Efek obat cefacef dan femisic

  •  ulfapuspita
    Anggota
    Sore dok... Saya mau tanya, Tgl 20 okt 17 kemaren saya usg transV karena perut bawah kiri saya sakit/nyeri pasca mens. Dan Alhamdulillah semua normal. Lantas dokter sya meresepi cefacef 100 dan femisic 500 (untuk konsumsi 5 hari). Nah pas itu saya konsumsi dari tgl 20-24 okt (dosis 2x1 semua). Yg jd pertanyaan apakah tidak apa2 bagi calon janin krna hari ini tgl 10 nov saya baru tahu kl ternyata testpack saya positif (HPHT 12 okt). Karena pas di tanggal (22-26 okt masa subur saya aktif HB dgn suami yg memang sedang menginginkan kehamilan). Terimakasih dok atas jawabnya...

    Halo ulfapuspita, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Cefacef adalah obat yang berisi Cefixime, antibiotik dari golongan cefalosporine yang digunakan untuk mengobati kondisi infeksi oleh bakteri yang sensitif terhadap cefixime. Obat ini cukup aman digunakan dalam masa kehamilan, tergolong dalam obat kategori B, yaitu obat-obatan yang dalam percobaan terhadap binatang tidak ditemukan adanya efek samping terhadap kehamilan, namun tidak terdapat percobaan terhadap manusia.

    Femisic adalah obat yang berisi asam mefenamat, obat antinyeri dari golongan antiinflamasi non steroid (AINS) yang digunakan untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang. Obat ini tidak dianjurkan digunakan pada trimester ketiga kehamilan karena dapat menyebabkan penutupan dini duktus arteriosus (suatu bagian dari pembuluh darah jantung) dan berbahaya bagi janin dalam kandungan. Obat ini tergolong dalam obat kategori C, yaitu obat-obatan yang menunjukkan adanya efek samping pada janin pada percobaan terhadap binatang, namun tidak terdapat percobaan yang cukup terhadap manusia. Obat kategori C sebaiknya tidak digunakan oleh wanita hamil kecuali sangat terpaksa.

     

    Anda meminum obat-obatan tersebut bisa pada awal sekali terjadinya kehamilan, dan bisa juga saat kehamilan belum terjadi. Oleh karena itu, kemungkinan besar obat-obatan tersebut tidak akan membawa dampak terhadap kehamilan anda. 

     

    Sekian informasi dari saya, semoga cukup menjawab

     

    dr. Irna Cecilia