Tanya Dokter

  • Mengetahui keputihan sudah berhenti atau belum?

  • Dok, saya keputihan dan di beri resep obat 7 tablet vagistin ovula dari combiphar oleh dokter. Setelah itu saya pakai ovula tsb, ketika paginya keluar obat yang meleleh beserta keputihan nya. Tp tidak gatal dok. Apakah itu reaksi vagistin ovula yg telah bekerja? Kemudian bagaimana cara mengetahui keputihan itu sudah berhenti? Jika berhenti, apakah pemakaian ovula juga di hentikan?

    Hai Fitria,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Vagistin ovula adalah obat yang memiliki kandungan zat aktif Metronidazole dan Nystatin yang berbentuk vaginal supositoria (tablet menyerupai peluru yang dimasukkan ke dalam vagina, jadi tidak diminum). Kedua kandungan ini digunakan dokter untuk mengatasi keputihan yang disebabkan oleh parasit, bakteri, dan/ atau jamur. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi ini umumnya berjumlah sangat banyak, berbau tidak sedap, menyebabkan gatal, perih, dan juga berwarna abnormal, bisa putih seperti keju, kekuningan, kehijauan, atau bahkan kecokelatan.

    Munculnya lendir bekas obat dan juga keputihan yang Anda alami kemungkinan memang berasal dari reaksi obatnya. Selama tidak disertai dengan demam, tanda alergi, atau iritasi lainnya, maka keluhan ini semestinya akan membaik dengan sendirinya setelah 3 kali penggunaan. Adapun beberapa tanda alergi atau iritasi yang dimaksud adalah rasa pedih, panas bagai terbakar, dan keluar cairan kemerahan (seperti darah) dari jalan lahir.

    Jika Anda tidak mengalami tanda alergi atau iritasi di atas, maka tidak perlu khawatir berlebihan dulu ya.. Tetap gunakan obat sesuai dengan petunjuk dokter. Jika dokter meresepkan 7 buah tablet, maka sebaiknya Anda gunakan seluruhnya sesuai petunjuk dokter. Setelah obat habis, biasanya keputihan akan membaik dengan signifikan.

    Sementara itu, untuk membantu mengatasi keputihan abnormal, selain dengan obat, sebaiknya Anda lakukan juga tips berikut:

    • Rajin bersihkan kemaluan dengan air bersih setiap habis buang air
    • Gunakan celana yang longgar, tidak kasar, dan menyerap keringat
    • Jangan melakukan hubungan seks berisiko
    • Jangan stres, cemas, atau takut yang berlebihan
    • Perbanyak minum, konsumsi sayur dan buah-buahan

    Apabila keluhan tidak juga membaik setelah menjalani tips di atas, sebaiknya Anda memeriksakannya langsung ke dokter spesialis kulit dan kemain untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah