Tanya Dokter

  • Faringitis akut

  • Sore dok, saya mau bertanya. Suami saya kemarin memgalami nyeri menelan, demam hingga 38,5 derajat, hingga nyeri di telinga. Setelah saya priksakan di dr THT didiagnosa faringitis akut dan diberikan ultracet + azitromycin selama 3 hari. Tapi setelah 3 hari sakit tidak kunjung sembuh, malah nyeri telan semakin hebat hingga nyeri di telinga juga makin tidak tertahan, padahal hanya minum air putih. Apa ada indikasi ke arah otitis media ya dok? Mohon penjelasannya. Terima kasih banyak 🙏🏻

    Halo Regina, terima kasih untuk pertanyaannya.

    Sebagai informasi, nyeri saat menelan memang dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, salah satunya yakni sakit tenggorokan (faringitis). Beberapa gejala sakit tenggorokan, diantaranya:

    • Rasa sakit/gatal di tenggorokan
    • Nyeri saat menelan
    • Demam
    • Batuk 
    • Sakit kepala
    • Amandel membengkak

     

    Selain sakit tenggorokan, nyeri saat menelan dapat disebabkan oleh radang tenggorokan (laringitis), penyakit asam lambung (GERD), iritasi akibat minuman keras/merokok, alergi, otot yang tegang (karena terlalu sering digunakan), dan tumor. Sakit tenggorokan seringkali disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Infeksi ini dapat menyerang ke telinga melalui saluran penghubung telinga dan tenggorokan sehingga telinga juga akan terinfeksi dan terasa sakit. Nyeri pada telinga yang suami Anda rasakan juga dapat disebabkan oleh:

    • Otitis media akut, yang merupakan peradangan dan infeksi yang terjadi pada telinga tengah. Pada otitis media terdapat tahap dimana telinga terasa nyeri hingga gendang telinga pecah dan mengeluarkan cairan
    • Trauma, akibat sering mengorek-orek telinga atau berada di tempat yang memiliki tekanan yang tinggi (seperti saat naik pesawat atau scuba diving)
    • Sindrom telinga perenang atau otitis eksterna, dimana terjadi radang pada saluran telinga bagian luar 

     

    Untuk memastikan penyebab keluhan yang suami Anda alami, sebaiknya berkonsultasi kembali dengan dokter spesialis THT yang mengobati. Dokter akan mengevaluasi kembali hasil terapi yang diberikan dan memberikan terapi tambahan jika dibutuhkan. Beberapa tips yang sebaiknya dilakukan:

    • Sebaiknya tidak mengorek-orek atau memasukkan benda asing ke dalam telinga 
    • Hindari telinga kemasukan air saat sedang mandi dan sebaiknya tidak melakukan olahraga renang sementara waktu
    • Jaga kebersihan mulut, disarankan untuk berkumur dengan cairan antiseptik atau air garam
    • Hindari makanan berminyak dan pedas yang dapat mengiritasi tenggorokan
    • Istirahat yang cukup dan banyak minum air putih

     

    Sekian, semoga membantu.

    dr. Sonia L