Tanya Dokter

  • Nyeri berpindah-pindah pada dada, leher, kepala belakang, pundak, dan kaki

  •  sudhar
    Anggota

    Selamat siang dokter.

    Saya menderita nyeri yang berpindah pindah. Mulai dari dada, leher, kepala belakang, pundak, kaki dan kelelahan

    Puluhan dokter sppd sudah saya kunjungi, ketika nyeri dada dikira jantung ( semua test dari ekg,echo dan ct scan normal), semua cek darah dari tyroid dan lainnya juga berakhir normal.

    Satu dokter sppd rheumatologi yang mendiagnosis fibromialgia ( karena saya lebih dari 6 bulan menderita nyeri). Historis saya, 15 tahun yang lalu juga mengalami hal serupa dan sembuh sendiri kurang lebih 2 tahun sesudahnya.

    Sekarang gejala mulai berubah..mulai dari sakit di kepala belakang, pusing type migrain dan tension headache, kaki dan sendi terasa nyeri tapi tidak ada peradangan. Tidak kuat untuk berjalan lama karena kecapean dan cenderung hilang keseimbangan.

    Karena gejala berubah lagi, akhirnya saya menghubungi dokter saraf dan beliau menganjurkan untuk MRI kepala dengan contrast...bingung juga saya sekarang, perlukah saya untuk menjalankan mri kepala ini ? kata dokter gejala tersebut tumpang tindih dengan multiple schelerosis (MS). Apakah benar gejala tersebut mirip MS ? Sesuatu yang tidak mengenakkan ketika saya jalankan test MRI tapi dengan hasil normal, karena sebelumnya saya mengalami nyeri fibromialgia di dada seperti kena jantung, setelah sampai di cek dengan ct-scan berakhir dengan hasil yang normal.

     

    Hai Sudhar Multipel sklerosisi adalah penyakit autoimun (imun dari dalam tubuh sendiri) yang menyerang serabut-serabut persarafan. Gejala dari multipel sklerosis tergantung dari daerah persarafan mana yang terkena. Beberapa gejala yang mungkin timbul, antara lain:

    • Kesemutan atau lemah pada tangan atau kaki, umumnya dapat terjadi pada sebelah sisi tubuh
    • Kehilangan sebagian atau seluruh penglihatan
    • Pandangan kabur
    • Terasa nyeri pada beberapa bagian tubuh
    • Kelelahan yang parah
    • Gangguan pada keseimbangan tubuh
    • Otot kejang dan kaku
    • Gangguan berbicara
    • Penurunan daya ingat, konsentrasi dan berpikir
    • Disfungsi seksual.
    Gejala diatas dapat kambuh atau hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa bulan-tahun. Tidak ada pemeriksaan yang spesifik untuk mendiagnosis penyakit multipel sklerosis. Untuk mendiagnosis multipel sklerosis adalah berdasarkan gejala yang cocok dengan multipel sklerosis dan ditunjang dengan pemeriksaan fisik oleh dokter serta pemeriksaan penunjang seperti MRI otak atau tulang belakang, analisa cairan tulang belakang dan pemeriksaan darah. Menjalani suatu pemeriksaan penunjang memang harus berdasarkan indikasi agar tidak terlalu menyebabkan besarnya biaya, namun bila memang suatu pemeriksaan penunjang tersebut memang diperlukan, sebaiknya dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit yang dicurigai, alangkah lebih baik jika diperiksa dan hasilnya ternyata normal daripada tidak dilakukan pemeriksaan dan ternyata adanya suatu penyakit sehingga tidak terdeteksi. Dan memang tidak semua penyakit dapat didiagnosis hanya berdasarkan pemeriksaan penunjang, dibutuhkan juga informasi lengkap mengenai gejala serta pemeriksaan fisik lengkap oleh dokter. Informasi mengenai penyakit multipel sklerosis dapat Anda baca pada artikel berikut ini: Multipel sklerosis. Dan mengenai diskusi fibromyalgia, telah kami jawab pada post Anda yang lalu. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william