Tanya Dokter

  • Penyebab keluar flek coklat saat hamil muda

  •  Orin3019
    Anggota
    Dok saya 2minggu tg lalu udah testpack hasilnya positif..nah sekitar 4 hari belakang ini saya ada keluar flek dok,mulai dari setetes aja sampai kemaren agak lumayan banyak,warnanya coklat dok.kayak kita mens diharihari terakhir gitu bentuknya....Saya coba istirahat dan besoknya keluar lagi setetes dok flek coklatnya.. Apa penyebabnya dok??

    Halo Orin3019, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Perdarahan dapat terjadi pada sekitar 20% wanita pada trimester pertama kehamilannya. Perdarahan yang terjadi pada trimester pertama kehamilan bisa jadi merupakan hal yang normal, namun bisa jadi juga merupakan pertanda dari suatu masalah pada kehamilan. 

    Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan perdarahan yang terjadi pada trimester pertama kehamilan:

    • Perdarahan implantasi, yaitu perdarahan yang terjadi karena implantasi atau penempelan janin ke rahim, dapat terjadi kira-kira 7 hingga 10 hari setelah pembuahan atau sebelum anda menyadari bahwa anda terlambat menstruasi. Perdarahan yang terjadi biasanya ringan, hanya berupa flek-flek di pakaian dalam, dan hanya berlangsung beberapa jam hingga beberapa hari.
    • Keguguran atau abortus spontan. Abortus spontan paling sering terjadi pada 12 minggu pertama kehamilan. Sebagian besar abortus spontan terjadi karena adanya kelainan pada hasil pembuahan yang terbentuk. Beberapa gejala lain yang dapat ditemukan pada abortus spontan antara lain:
    1. Perdarahan dari vagina
    2. Adanya gumpalan jaringan yang keluar dari vagina
    3. Nyeri atau kram pada perut bagian bawah, biasanya nyeri lebih kuat daripada nyeri menstruasi
    • Kehamilan Ektopik atau kehamilan di luar rahim. Kehamilan ektopik terjadi apabila janin yang terbentuk tidak menempel pada dinding rahim. Kehamilan ektopik paling sering terjadi pada bagian tuba Fallopi. Bila janin terus bertumbuh besar di dalam tuba, tuba bisa mengalami pecah dan membahayakan nyawa ibu. Gejala dan tanda kehamilan ektopik antara lain:
    1. Perdarahan dari vagina
    2. Nyeri yang amat hebat pada perut bawah
    3. Pusing hingga pingsan
    4. Hormon hCG yang rendah, hingga dapat memberikan hasil negatif pada pemeriksaan kehamilan dengan test pack.
    • Kehamilan mola atau hamil anggur. Kehamilan mola adalah kondisi yang amat jarang terjadi. Pada kehamilan mola, terdapat jaringan abnormal yang tumbuh di dalam rahim. Pada beberapa wanita, jaringan abnormal tersebut bisa menjadi kanker. Beberapa gejala dan tanda lain yang dapat ditemukan pada kehamilan mola antara lain:
    1. Perdarahan dari vagina
    2. Mual dan muntah yang sangat hebat
    3. Rahim yang lebih besar dari usia kehamilan normal
    4. Hormon hCG yang sangat tinggi pada pemeriksaan darah
    5. Tidak adanya denyut jantung janin pada USG
    6. Ditemukan jaringan seperti anggur pada rahim pada pemeriksaan USG
    • Perdarahan paska hubungan seksual. Hubungan seksual seringkali menyebabkan perdarahan pada wanita hamil karena secara alami kehamilan menyebabkan terjadinya ektropion serviks, yaitu pergeseran sel-sel serviks bagian dalam ke bagian luar serviks.
    • Penyebab lain perdarahan dari vagina pada trimester pertama antara lain perdarahan setelah pemeriksaan PAP smear, infeksi pada serviks atau vagina.

     

    Bila anda mengalami perdarahan dari vagina pada trimester berapapun kehamilan anda, ada baiknya anda menghubungi dan memeriksakan diri ke dokter kandungan anda. Dokter kandungan dapat melakukan pemeriksaan yang dibutuhkan seperti pemeriksaan darah dan USG kandungan untuk melihat bagaimana kondisi kehamilan anda saat ini. 

    Anda harus segera ke rumah sakit terutama pada kondisi-kondisi berikut ini:

    1. Nyeri atau kram yang hebat pada perut bagian bawah
    2. Terjadi perdarahan dalam jumlah banyak, ada atau tidak ada nyeri
    3. Perdarahan disertai keluarnya gumpalan jaringan dari vagina
    4. Terdapat gejala pusing hingga mengalami pingsan
    5. Demam lebih dari 38 derajat celcius

     

    Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan sementara belum ke dokter:

    1. Batasi aktivitas fisik anda hingga dokter mengijinkan aktivitas fisik dalam intensitas tertentu
    2. Tidak banyak jalan
    3. Mengangkat kaki saat posisi duduk atau berbaring
    4. Menghindari mengangkat berat lebih dari 4.5 kg
    5. Pastikan anda meminum vitamin kehamilan anda secara rutin
    6. Jangan berhubungan seksual terlebih dahulu hingga dokter kandungan anda memberikan ijin.

     

    Sekian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat

     

     dr. Irna Cecilia