Tanya Dokter

  • Cara mengatasi fobia

  •  farhani
    Anggota

    1. hello dok gimana kita harus mengatasi fobia contohnya fobia darah. apa ada cara lain yang mengambil masa yang singkat?

    2. kalo ingin memujuk orang yang sedang stress gimana dok? orangnya panas baran dan dia payah untuk dipujuk. dia tidak suka kalo ada yang mengucapkan happy birthday diwaktu hari jadinya karena sebelumnya jarang teman-temnannya menyambut kelahirannya. mungkin dia rasa tersisih. dia juga ketika marah tidak suka orang lain mengucapkan sorry kepadanya jika orang itu membuat salah terhadapnya. terkadang ketika dia menangis dia tidak suka dibelai dan diusap. gimana? tapi dalam hatinya saya tahu bahawa sebenarnya dia ingin dibelai juga. dia juga benci pada oramg manja dan gedik. dia keyeknya suka deh ngomong sorang2. ada yang kata dia gila tapi ngak kok. dia baik2 aja. dia juga disenangi orang lain karena dia seorang yang bijak, baik, peramah, pandai berjenaka. orangnya pintar deh tapi kekurangnnya dia adalah orang yang kurang keyakinan diri. dia juga menghidupkan seorang watak fantasi yang bernama rafieq. koknya dia gimana? bisa jelasin ngak dok?

    Hai,

    Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih telah memberikan pertanyaan di Alodokter.com. Saya dr. Radhianie Djan akan mencoba membantu menjawab pertanyaan anda

     

    Fobia merupakan keadaan dimana seorang individu memiliki rasa takut yang berlebihan terhadap suatu objek atau situasi tertentu. Yang mana ketakutan ini dapat menyebabkan individu tersebut mengalami rasa depresi, cemas atau panik yang sangat berat. Fobia terhadap darah atau dalam istilah medis disebut denggan homophobia merupakan keadaan fobia yang tertuju takutnya terhadap darah. Darah yang dimaksud dalam jenis fobia ini bias tidak hanya darah itu sendir namun gumpalan darah atau ceceran darah bahkan gambar darah.

     

    Namun tentunya anda tidak perlu kuatir karena fobia dapat disembuhkan seacara bertahap dengan bantuan psikiater atau psikolog. Biasanya dokter akan melakuak terapi desensitisasi atau terapi eksposur diri dengan memberikan paparan bertahap individu tersebut dengan darah itu sendiri untuk dapat menghilangkan rasa takut terhadap darah. Oleh karena itu sangat penting bagi anda untuk melakukan kunjungan dengan psikiater atau psikolog agar dapat dilakukan pengobatan tersebut karena anda ridak dapar melakukan terapi ini sendiri tanpa pengawasan dokter. Dokter juga biasanya kana memberikan kombinasi terapi seperti konseling, psikoterapi dan obat-obatan.

     

    Berikut artikel yang dapat anda baca,

    https://www.alodokter.com/memahami-phobia-darah-dan-penanganannya

     

    Mengenai teman anda yang stress, perlu anda ketahui dahulu arti dari stress. Stress adalah keadaan dimana sesorang mengalami tekanan yang berat pada emosi ataupun mental. Stress ini biasanya dapat menyebabkan gangguan pada konsentrasi hingga depresi sehingga individu tersebut dapat tampak gelisah, mudah marah ataupun tersinggung, mudah gelisah, berikut contoh prilaku yang timbul akibat stress yaitu,

    1.      Senang untuk menyendiri

    2.      Tidak senang untuk bertemu dengan orang lain

    3.      Mudah marah

    4.      Mengalami gangguan makan baik tidak mau makan atau makan terlalu banyak

    5.      Mengkonsumsi alcohol berlebihan

    6.      Merokok

    7.      Menyalahgunakan obat narkotika

     

    Terdapat banyak sekali hal yag dapat menyebabkan keadaan ini dialami oleh teman anda seperti masalah keuangan, masalah hubungan keluarga atau masalah di pekerjaan. Sebaagai teman anda dapat melakukan beebrapa cara ini untuk membantu mengatasi stress teman adna,

    1.      Mencoba mengajarkan teman anda untuk berpikir positif

    2.      Mengajarkan teman anda untuk belajar mengendalikan diri

    3.      Mengajak teman anda untuk mengikuti kegiatan social dalam membantu orang lain

    4.      Mengawasi teman anda agar tidak merokok atau mengkonsumsi alcohol dan narkotika

    5.      Mendenggarkan dan berdiskusi dengan teman anda akan masalah yang sedang ia alami

     

    Namun tentunya anda sebaiknya mengajak teman anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan atau psikiater atau psikolog agar dapat diketahui secara pasti penyebab stress yang dialami oleh teman anda agar dapat diberikan penangana yang tepat.

     

    Berikut artikel yang dapat anda bac,

    Cara Mengatasi Stres

     

    Sekian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk mengatasi keluhan anda.

     

    Salam,

     

    dr. Radhianie Djan, BmedSci