Tanya Dokter

  • Mengatasi gangguan kecemasan yang berlebihan

  • Hay dok, saya winda umur 22th. Saya sudah hampir 1 tahun mengalami cemas yg berlebih, terkadang disertai ketakutan akan kematian. Itu dimulai pada saat saya mendengar teman deket saya meninggal dok,perasaan takut dan cemas itu pun mulai timbul. Saya pernah priksa ke dokter katanya asam lambung saya naik katanya kok asam lambung naik bisa memicu stres dan cemas yg berlebih, tetapi skrng asam lambung saya jarang kumat dok cuman cemas dan ketakutan saya masih ada dok selalu kumat ketika saya mendengar kabar meninggal terlalu banyak berpikir pasti selalu kumat.. tolong bantu yah dok supaya saya bisa sembuh

    Halo Winda......

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Kondisi yang Anda alami di mana mengarah ke gangguan kecemasan, merupakan suatu keadaan psikologis ketika seseorang mengalami rasa cemas atau ketakutan berlebihan secara konstan dan sulit untuk dikendalikan, sehingga berdampak buruk terhadap kehidupan sehari-hari.

    Gejala - gejala yang umumnya muncul jika seseorang menderita gangguan kecemasan, diantaranya adalah :

    • Berkurangnya rasa percaya diri.
    • Sulit tidur.
    • Menjadi mudah marah.
    • Badan gemetar.
    • Stres psikologis.
    • Sakit perut atau kepala.
    • Jantung berdebar-debar.
    • Sulit berkonsentrasi.
    • Pusing.
    • Menjadi penyendiri.
    • Sesak nafas.
    • Kelelahan yang sangat.

     

    Sebenarnya untuk mengatasi gangguan kecemasan sangatlah sederhana, Anda cukup melakukan pola hidup sehat, seperti : makan makanan yang sehat dan bergizi tepat waktu, minum air putih minimal 2 Liter perhari, tidur dan istirahat yang cukup, stop merokok dan jangan minum minuman keras, perbanyak makan buah dan sayur, relaksasi, selalu berpikiran positif, olahraga teratur sesuai dengan kemampuan.

    Jika setelah Anda melakukan pola hidup sehat gangguan kecemasan masih saja terjadi dan sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari Anda, maka kami menyarankan segeralah menemui dokter spesialis kesehatan jiwa, dan mendiskusikan masalah ini, agar Anda dapat dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut, sehingga penanganan tepat dapat diberikan.

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    Dr. jati